Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, perawatan gigi umumnya sudah dilakukan sejak usia dini, namun tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak orang mengabaikan kesehatan gigi seperti dengan makan makanan dan minum minuman yang manis, merokok, serta jarang menggosok gigi. Hal ini bisa disebabkan karena minimnya edukasi terkait perawatan gigi di lingkungan masyarakat. Padahal, baiknya kita wajib konsultasi gigi ke dokter minimal 6 bulan sekali.
Gigi yang sehat dan terawat tidak hanya meningkatkan rasa kepercayaan diri tapi juga bisa membantu kita mengunyah makanan dengan optimal, berbicara dengan jelas, dan tentunya mencegah risiko penyakit lain yang bisa muncul akibat infeksi gigi atau gusi. Sayangnya, masih banyak orang yang datang ke dokter gigi hanya karena mereka sudah merasakan sakit yang mendalam.
Masalah gigi seperti gusi berdarah, gigi berlubang, hingga bau mulut, sering kali tidak langsung terasa di awal. Namun jika dibiarkan, dampaknya bisa meluas ke area lain, bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung atau diabetes. Yuk kita ketahui apa saja perawatan gigi yang dapat kita lakukan untuk mencegah adanya sakit gigi dan bau mulut.
1. Scaling Karang Gigi
Karang gigi adalah penumpukan plak yang mengeras dan tidak bisa dibersihkan hanya dengan menyikat gigi biasa. Jika dibiarkan, karang gigi dapat menyebabkan radang gusi, bau mulut, hingga infeksi yang serius. Scaling secara rutin ke dokter gigi setiap enam bulan membantu menghilangkan tumpukan karang yang tidak terlihat dan mencegah kerusakan gigi lebih lanjut.
2. Menyikat Gigi dengan Benar
Kegiatan yang sudah menjadi bagian dalam hidup. Menyikat gigi bukan hanya soal rutin dilakukan dua kali sehari, tapi juga bagaimana cara menyikat yang benar. Menyikat terlalu keras atau asal-asalan justru bisa merusak enamel gigi dan membuat gusi mudah luka. Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan lakukan gerakan memutar dengan tekanan ringan selama minimal dua menit.
3. Gunakan Flossing atau Benang Gigi
Masih sedikit orang yang mengetahui Flossing atau Benang Gigi, padahal benda ini dapat membantu kita agar sisa makanan dan plak di sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi dapat terambil. Penggunaan benang gigi juga harus hati-hati agar tidak melukai gusi, terutama sebelum tidur malam agar mulut tetap bersih selama istirahat.
4.Gunakan Obat Kumur yang Berkualitas
Obat kumur bisa menjadi pelengkap perawatan mulut yang efektif karena menjangkau area yang sulit dijangkau sikat dan benang gigi. Pilihlah obat kumur yang mengandung antiseptik untuk membunuh bakteri penyebab bau mulut dan radang gusi, bukan sekadar memberikan rasa segar.
Sahabat Fimela, demikian 4 tips yang dapat kamu lakukan agar kesehatan gigi dan gusi kamu terawat dan sehat.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.