Sering Lelah Tanpa Alasan? Waspadai Tanda Depresi pada Tubuh

2 weeks ago 18

Fimela.com, Jakarta Merasa lelah adalah hal yang wajar setelah beraktivitas fisik atau bekerja seharian. Namun, bagaimana jika rasa lelah itu datang terus-menerus, bahkan saat tubuh tidak banyak melakukan aktivitas dan setelah mendapatkan tidur yang cukup? Kelelahan yang tidak berkesudahan sering diabaikan oleh banyak orang, padahal itu bisa menjadi sinyal awal dari kondisi kesehatan mental yang lebih dalam, yaitu depresi.

Depresi bukan hanya memengaruhi kondisi mental, seperti perasaan sedih yang tidak berkesudahan dan kehilangan semangat untuk hidup. Melainkan juga memengaruhi konsisi fisik seseorang. Respon fisik yang ditimbulkan sangat bervarisasi, mulai dari rasa letih berkepanjangan, nyeri tanpa sebab, hingga gangguan tidur. Semua gejala tersebut merupakan sinyal yang ditunjukkan oleh kondisi mental yang tidak stabil melalui fisik.

Sayangnya, gajala-gejala tersebut sering diabaikan dan hanya dianggap sebagai kelelahan biasa. Banyak yang tidak menyadari bahwa tubuh sedang berjuang melawan depresi. Oleh karena itu, penting untuk lebih peka terhadap sinyal tubuh.

Apa Itu Kelelahan dan Apa Saja Penyebabnya?

Kelelahan bukan sekadar rasa mengantuk yang muncul akibat kurang tidur. Lebih dari itu, kelelahan merupakan kondisi berkurangnya energi dan hilangnya motivasi yang berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Tidak jarang, kondisi ini dapat bertahan selama berminggu-minggu atau bahkan lebih lama. 

Sahabat Fimela, penting untuk memahami bahwa kelelahan berbeda dengan rasa lelah biasa. Jika tubuh tetap terasa lemas meskipun sudah beristirahat cukup selama periode waktu yang panjang, disertai dengan perasaan sedih secara terus menerus, dan kehilangan semangat hidup, maka hal tersebut patut untuk diwaspadai. Tanda-tanda tersebut mungkin bukan kelelahan biasa, tetapi kelelahan yang disebabkan oleh depresi.

Namun, sebelum memutuskan penyebab dari kelelahan, Sahabat Fimela perlu mengetahui beberapa penyebab umum dari kelelahan, yaitu sebagai berikut:

  1. Depresi atau kesedihan mendalam
  2. Gangguan tidur
  3. Konsumsi obat-obatan tertentu
  4. Penggunaan narkoba atau alkohol
  5. Masalah pada kelenjar tiroid
  6. Kondisi medis tertentu
  7. Nyeri kronis 
  8. Anemia atau kekurangan zat besi

Memutuskan penyebab kelelahan tidak dapat dilakukan dengan hanya mengandalkan kepekaan dan pemahaman diri sendiri. Akan tetapi, Sahabat Fimela juga memerlukan bantuan profesional, seperti dokter dan psikolog. 

Depresi dan Kelelahan

Kelelahan yang ditimbulkan karena depresi akan berlangsung dalam jangka waktu yang lama, biasanya sekitar dua minggu atau lebih. Depresi juga dapat memengaruhi minat atau semangat Sahabat Fimela untuk menjalani berbagai aktivitas sehari-hari yang rutin dilakukan. 

Kelelahan adalah salah satu gejala paling umum dari depresi. Gejala kelelahan akibat depresi bisa dilihat melalui fisik (kurangnya energi), emosional (sedih yang mendalam dalam jangka waktu yang lama serta menjadi apatis atau tidak peduli), dan kognitif (sulit berkonsentrasi).

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Psikolog?

Merasa lelah sesekali adalah hal yang normal. Namun, jika rasa lelah itu berlangsung selama dua minggu atau lebih dan mulai memengaruhi kehidupan sehari-hari, sebaiknya Sahabat Fimela segera mengunjungi dokter atau psikolog untuk melakukan konsultasi.

Kelelahan bisa disebabkan oleh banyak hal, penting untuk memperhatikan gejala lain yang Sahabat Fimela rasakan. Jika rasa lelah disertai dengan gejala lain yang terkait dengan adanya riwayat penyakit pribadi, maka sebaiknya Sahabat Fimela segera berobat ke dokter. Namun, apabila Sahabat Fimela tidak mempunyai riwayat penyakit ataupun gangguan kesehatan lain setelah berkonsultasi ke dokter, maka Sahabat Fimela sebaiknya pergi ke psikolog dan melakukan konsultasi supaya mendapatkan diagnosis yang tepat.

Tanda peringatan lain Sahabat Fimela mengalami depresi meliputi:

  1. Kesedihan atau duka yang terus-menerus
  2. Perasaan putus asa dan tidak berdaya
  3. Marah dan mudah tersinggung
  4. Kehilangan minat menjalani hidup dan rutinitas sehari-hari
  5. Perubahan pola makan
  6. Energi yang selalu rendah
  7. Sulit berkonsentrasi
  8. Nyeri fisik
  9. Pikiran untuk bunuh diri 

Itu adalah tanda-tanda depresi yang Sahabat Fimela wajib ketahui. Apabila Sahabat Fimela mengalami hal-hal tersebut, maka segeralah pergi ke psikolog terdekat untuk mendapatkan bantuan medis yang tepat. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Novita Hendriana Putri

    Author

    Novita Hendriana Putri
  • Ayu Puji Lestari
Read Entire Article
Health | Komunitas | Berita Hot |