ringkasan
- Pilates adalah metode latihan fisik yang berfokus pada kekuatan inti, fleksibilitas, dan postur, dengan pentingnya pemahaman teknik dasar untuk pemula agar latihan aman dan optimal.
- Terdapat 8 gerakan pilates yang mudah untuk pemula seperti All Four, Pelvic Curl, dan Chest Lift, yang dapat dilakukan di rumah untuk memperkuat otot dan meningkatkan keseimbangan.
- Melakukan gerakan Pilates yang salah dapat menyebabkan ketidakseimbangan otot, cedera jangka panjang, dan mengurangi efektivitas latihan, sehingga penting untuk memerhatikan teknik dan pernapasan.
Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, Pilates, sebuah metode latihan fisik yang dikembangkan oleh Joseph Hubertus Pilates, telah menjadi pilihan populer untuk meningkatkan kekuatan inti tubuh, fleksibilitas, dan postur. Meskipun terlihat menyerupai yoga, Pilates memiliki fokus yang berbeda, yaitu pada kekuatan otot inti melalui gerakan yang lebih dinamis dan terkontrol. Latihan ini tidak hanya membentuk fisik, tetapi juga membangun koneksi pikiran dan tubuh.
Bagi pemula, memahami gerakan dasar dan prinsip-prinsipnya adalah kunci untuk merasakan manfaat maksimal dan menghindari cedera. Instruktur Pilates menekankan pentingnya pemula memahami teknik dasar agar latihan tetap aman dan hasilnya optimal. Pilates adalah olahraga yang berpusat pada harmonisasi pengendalian pikiran, tubuh, dan pengaturan napas.
Oleh karena itu, konsentrasi dan fokus pada setiap gerakan sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Memulai Pilates dengan pemahaman yang benar akan membantu Sahabat Fimela membangun fondasi yang kuat untuk perkembangan latihan selanjutnya. Ini juga membantu meningkatkan kesadaran tubuh, membuat Anda lebih peka terhadap cara tubuh bergerak dan berfungsi, serta membantu mengidentifikasi dan memperbaiki kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan nyeri dan cedera.
Pentingnya Memahami Gerakan Dasar Pilates untuk Pemula
Memulai perjalanan Pilates membutuhkan pemahaman yang kuat tentang dasar-dasarnya. Ini bukan hanya tentang melakukan gerakan, tetapi tentang bagaimana setiap gerakan terhubung dengan pernapasan dan kontrol otot inti. Bagi Sahabat Fimela yang baru memulai, fokus pada teknik yang benar akan memastikan setiap sesi latihan memberikan manfaat optimal dan meminimalkan risiko cedera.
Instruktur Pilates selalu menekankan bahwa kualitas gerakan lebih penting daripada kuantitas. Dengan memahami dasar-dasar, Sahabat Fimela dapat membangun fondasi yang kokoh, memungkinkan progres yang lebih cepat dan aman di masa depan. Selain itu, penting juga untuk memilih perlengkapan yang tepat, seperti pakaian yang nyaman dan elastis, agar tidak menghalangi pergerakan.
Pemahaman yang benar tentang prinsip-prinsip Pilates, seperti pemusatan, konsentrasi, kontrol, presisi, aliran, dan pernapasan, akan mengubah cara Sahabat Fimela berinteraksi dengan tubuh. Ini meningkatkan kesadaran tubuh, membantu mengenali pola gerakan yang tidak efisien, dan memungkinkan koreksi postur yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
8 Gerakan Pilates yang Mudah untuk Pemula, Bisa Dilakukan di Rumah
Sahabat Fimela, ada beberapa gerakan Pilates dasar yang mudah dilakukan dan sangat direkomendasikan untuk pemula. Gerakan-gerakan ini bisa dilakukan di rumah dan akan membantu membangun kekuatan inti, meningkatkan fleksibilitas, serta memperbaiki postur tubuh. Mari kita pelajari satu per satu:
-
All Four
Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat otot inti, menjaga fleksibilitas tulang belakang, dan keseimbangan tubuh. Posisikan tangan dan kaki seperti kucing di atas lantai atau matras, lebarkan bahu dan siku serta lutut selebar pinggul, lalu tekan bagian atas kaki dan tulang kering di atas matras. Kemudian, tarik satu sisi kaki ke belakang semaksimal mungkin, lalu kembalikan ke posisi semula dan lakukan pada sisi kaki lainnya. Jika sudah terbiasa, bisa ditambahkan beban dengan mengangkat sisi tangan yang berlawanan ke depan.
-
Pelvic Curl
Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat otot panggul (pelvis), punggung, dan otot inti. Mulailah dengan berbaring telentang, dengan lutut ditekuk. Lutut dan tumit berjarak sekitar tulang duduk. Lengan panjang, dan menekan ke matras di samping pinggul Anda. Tarik napas jeda, lalu buang napas: Libatkan perut bagian bawah, tarik panggul di bawah Anda. Angkat pinggul secara perlahan ke atas hingga punggung, pinggul, glutes, dan paha sejajar, lalu turunkan kembali secara perlahan.
-
Chest Lift
Gerakan ini menguatkan otot perut bagian atas dan memperbaiki postur tubuh. Dalam posisi telentang dengan kaki ditekuk dan kedua telapak kaki di lantai, lakukan gerakan mengangkat kepala, leher, dan bahu dari lantai sambil mempertahankan posisi tulang belakang tetap lurus.
-
Chest Lift with Rotation
Gerakan ini menargetkan otot inti, khususnya otot perut, pinggang, dan punggung, untuk memperkuat dan melenturkan. Awali pada posisi berbaring dengan kedua tangan menempel di kepala belakang. Lutut ditekuk ke atas dengan jarak kaki selebar pinggang. Untuk gerakan pertama adalah chest lift saja, dengan cara tarik napas, kunci core, lalu angkat punggung dan dada seperti sedang sit up, tapi hanya setengahnya. Kemudian, gerakkan kepala, bahu, dan dada secara bersamaan ke kiri dan kanan, pastikan punggung bawah, glutes, dan panggul tetap diam.
-
Single Leg Stretch
Gerakan ini membantu meningkatkan kekuatan otot perut, panggul, dan paha, serta melatih koordinasi tubuh. Berbaring telentang di atas matras kemudian bawa kaki satu per satu ke posisi table top, posisi lutut berada di atas pinggul dan tulang kering di posisi sejajar dengan lantai, sedangkan tangan berada di atas lutut. Tarik satu lutut ke dada sambil menarik napas, kaki satunya diluruskan, lalu ganti kaki seperti gerakan mengayuh.
-
Roll Up
Gerakan ini melibatkan pengangkatan tubuh secara bertahap dari posisi telentang hingga duduk tegak, melibatkan otot perut, tulang belakang, dan panggul. Berbaring telentang, rapatkan kedua kaki dan arahkan dengan lembut melalui kaki. ... Saat menarik napas, angkat lengan ke atas dan ke depan, lihat ke arah jari kaki, dan angkat kepala dan dada, serta tulang belakang menjadi pelvic curl.
-
Leg Circle
Gerakan ini melatih otot pinggul, paha, dan meningkatkan stabilitas panggul. Berbaring telentang di atas matras. Kedua tangan berada di samping tubuh. Angkat kaki kanan lurus ke atas hingga tegak lurus. Kaki yang lain tetap lurus dan menempel di lantai.
-
Back Extension / Upper Back Extension
Gerakan ini dilakukan dengan posisi tengkurap untuk memperkuat punggung. Posisikan tubuh tengkurap dengan tangan saling bertumpu satu sama lain di depan mata, sejajarkan posisi tangan dengan dahi. Dorong perut ke bawah lalu beri tambahan energi ke bagian paha bagian dalam untuk mentransfer energi ke kaki. Kunci core dan punggung bawah, lalu angkat kepala, bahu, serta dada sambil menarik napas.
Kenali Tanda dan Dampak Gerakan Pilates yang Salah
Melakukan gerakan Pilates dengan teknik yang keliru atau postur yang kurang tepat dapat mengurangi efektivitas latihan dan bahkan menimbulkan risiko cedera jangka panjang. Penting bagi Sahabat Fimela untuk mengenali tanda-tanda ini agar dapat segera melakukan koreksi.
Tanda-tanda Gerakan yang Salah:
- Pernapasan Tidak Terkoordinasi dengan Gerakan: Pola pernapasan yang salah membuat otot inti tidak aktif sepenuhnya dan menurunkan efektivitas latihan, serta dapat menimbulkan ketegangan berlebih.
- Bahu Mengangkat Tanpa Disadari: Mengangkat bahu saat melakukan gerakan dapat menyebabkan ketegangan pada leher dan bahu, mengurangi aktivasi otot inti yang seharusnya menjadi fokus.
- Otot Menegang Akibat Overstretching atau Latihan Berlebihan: Otot yang menegang setelah Pilates bisa jadi akibat dari peregangan berlebihan atau latihan yang terlalu intens, terutama pada otot punggung jika otot inti lemah.
- Nyeri Tajam atau Menusuk: Nyeri tajam atau menusuk yang tidak hilang setelah beberapa saat, atau nyeri yang semakin parah saat bergerak atau istirahat, adalah tanda bahwa ada yang salah dan bukan nyeri otot biasa.
- Keseleo pada Persendian: Keseleo dapat terjadi pada persendian, terutama pergelangan tangan atau kaki dan leher, misalnya saat bertumpu pada telapak tangan dan kaki.
- Memaksakan Diri atau Terlalu Cepat: Melakukan latihan dengan terburu-buru atau memaksakan diri hanya akan mengurangi efektivitas dan meningkatkan risiko cedera.
Dampak Gerakan Pilates yang Salah:
- Ketidakseimbangan Otot dan Postur yang Memburuk: Kesalahan kecil dalam gerakan dapat berdampak pada ketidakseimbangan otot hingga postur yang semakin memburuk.
- Cedera Jangka Panjang: Jika teknik dilakukan dengan salah atau Anda memaksakan diri, bisa saja memperparah kondisi punggung yang sudah ada atau menyebabkan ketegangan baru, bahkan membuat cedera ringan menjadi berat.
- Kurangnya Efektivitas Latihan: Tanpa teknik yang benar, manfaat Pilates seperti penguatan otot inti, peningkatan fleksibilitas, dan perbaikan postur tidak akan tercapai secara maksimal.
Untuk menghindari dampak negatif ini, sangat penting bagi Sahabat Fimela untuk berlatih Pilates dengan instruktur bersertifikat atau profesional, serta mengenali batas kemampuan tubuh Anda. Konsultasi dengan dokter atau trainer profesional juga disarankan jika ada cedera atau kondisi kesehatan tertentu sebelum memulai Pilates.
Manfaat Lain Pilates: Dari Energi hingga Percaya Diri
Pilates semakin populer di kalangan perempuan yang ingin merawat tubuh tanpa harus melakukan gerakan ekstrem. Olahraga ini menggabungkan kontrol gerak, teknik pernapasan, dan kekuatan inti secara halus namun efektif. Hasilnya bukan hanya fisik yang berubah, tetapi juga cara kita merasakan tubuh sendiri.
Banyak yang memilih pilates karena cocok untuk rutinitas harian yang sibuk. Gerakannya tidak membutuhkan alat besar atau studio khusus. Bahkan latihan ringan di rumah pun sudah memberi manfaat yang terasa. Selain untuk kebugaran, pilates juga berdampak pada hal-hal yang jarang disadari perempuan: cara berdiri, cara bernapas, dan bagaimana itu berpengaruh pada rasa percaya diri.
Meski termasuk olahraga low impact, Pilates justru bisa meningkatkan energi. Fokus pada pernapasan membuat sirkulasi darah lebih lancar dan oksigen tersalurkan ke seluruh tubuh. Hasilnya, tubuh terasa segar dan tidak membuat lemas seperti setelah melakukan olahraga berat. Pilates bukan hanya soal gerakan fisik, tapi juga melatih pikiran untuk lebih peka terhadap tubuh.
Saat berlatih, Sahabat Fimela belajar mengenali sinyal tubuh, seperti rasa lelah atau tegang, sehingga bisa lebih cepat merespons sebelum menjadi masalah. Bahkan, kesadaran ini membantu mengurangi kebiasaan berlebihan, termasuk makan tanpa kontrol. Bagi ibu-ibu muda yang sibuk, stres sering muncul tanpa disadari. Gerakan pilates yang fokus pada pernapasan membantu menenangkan sistem saraf, menurunkan hormon stres, dan membuat pikiran lebih rileks. Rasanya seperti meditasi sekaligus olahraga dalam satu waktu.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5257217/original/096236200_1750306564-people-taking-pilates-reformer-class.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4599997/original/093433900_1696501516-pexels-alexy-almond-3756527_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5245333/original/051445600_1749322649-Stroke_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398339/original/087528400_1761882633-smiling-woman-with-breakfast.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420192/original/008359600_1763728275-kcmata_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5070887/original/007724600_1735530860-1735527393204_tips-diet-cepat-kurus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4053219/original/017128200_1655263357-yingpis-kalayom-By1szZOVpHg-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222233/original/035681600_1747386393-makan_makanan_ultraproses.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3155176/original/099741700_1592382008-Giorgio_Trovato.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423702/original/000451700_1764074250-joy2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401828/original/005585300_1762229561-pexels-pixabay-161502.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5176270/original/054633100_1743071192-young-woman-white-medical-suit-having-breath-troubles-pink.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316376/original/025232300_1755233814-IMG-20250815-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385115/original/054641500_1760874911-alireza-skndari-VU3HQFJBh3A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2878763/original/020080400_1565506395-photo-1524594152303-9fd13543fe6e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399322/original/006163200_1761927307-pexels-mart-production-7277896.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327470/original/045738600_1756181834-pexels-sora-shimazaki-5938291.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398401/original/037813500_1761884053-pexels-karola-g-4021771.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397397/original/022090400_1761807941-pexels-fotios-photos-890550.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423805/original/095794100_1764087797-WhatsApp_Image_2025-11-25_at_23.16.34__3_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382939/original/072017700_1760609126-azaka.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4789914/original/054745700_1711881045-pablo-merchan-montes-Orz90t6o0e4-unsplash.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293725/original/021772500_1753341297-erick-larregui-u_LUSLLgNmk-unsplash__1_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5305813/original/048097000_1754367090-kipas_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4632539/original/094850100_1698893027-immunity-boosting-foods-healthy-life.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3242692/original/062475100_1600495293-WhatsApp_Image_2020-09-18_at_6.57.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3237281/original/041852100_1600068948-pexels-pixabay-158053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5386608/original/005986400_1761018464-IMG_9385_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5294730/original/099634100_1753416145-apel_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4620950/original/039726600_1698055340-national-cancer-institute-0izFVmwJ5pw-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316372/original/058034700_1755233803-andrew-tanglao-3I2vzcmEpLU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4473044/original/064557600_1687224414-perfect-smile-with-white-teeth-closeup.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366253/original/086624200_1759221505-sarapan_1.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344283/original/035258300_1757482918-pexels-nipananlifestyle-com-625927-1581484.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4956488/original/096419300_1727676776-pexels-olly-3807733.jpg)