Fimela.com, Jakarta Dalam dunia perawatan kulit, sering kali muncul pertanyaan klasik: "Mana yang lebih penting, face oil atau moisturizer?" Pertanyaan ini kerap membingungkan, terutama bagi mereka yang baru memulai perjalanan skincare mereka. Meski terdengar mirip, kedua produk ini sebenarnya memiliki peran yang berbeda dan saling melengkapi satu sama lain. Tak jarang orang salah memilih atau menggunakannya, yang akhirnya berdampak pada hasil perawatan kulit yang kurang optimal.
Memahami perbedaan antara face oil dan moisturizer dapat membantu kamu mengetahui cara kerja masing-masing, jenis kulit apa yang paling cocok untuk setiap produk, dan apakah kamu benar-benar perlu menggunakan keduanya. Mari kita bahas secara mendalam agar kamu bisa membuat keputusan perawatan kulit yang paling tepat untuk kebutuhan kulitmu.
Minyak kelapa murni atau yang beken dengan nama Virgin Coconut Oil (VCO) adalah minyak yang diambil atau disuling dari kelapa segar. Dalam proses pembuatan inilah dihasilkan minyak dengan warna yang bening, baunya harum, dengan kadar asam lemak bebas...
Apa Itu Moisturizer?
Moisturizer adalah produk perawatan kulit berbasis air yang dirancang khusus untuk memberikan hidrasi langsung pada kulit. Dilansir dari manukarx.co.nz, moisturizer umumnya mengandung humektan seperti gliserin atau asam hialuronat yang berfungsi menarik air ke dalam lapisan kulit, ditambah dengan emolien dan oklusif yang membantu menjaga kelembapan tetap terkunci di dalam kulit.
Tidak hanya menawarkan rasa lembap di permukaan, fungsi utama moisturizer adalah memperkuat skin barrier atau lapisan pelindung kulit. Hal ini sangat penting untuk mencegah hilangnya kelembapan, terutama dalam kondisi cuaca kering atau setelah mencuci wajah. Banyak moisturizer juga diperkaya dengan bahan tambahan seperti niacinamide, vitamin C, atau SPF, yang ditujukan untuk mengatasi masalah kulit tertentu.
Setiap jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan berjerawat, tetap memerlukan moisturizer. Meskipun kulit berminyak cenderung memproduksi sebum berlebih, ini tidak berarti kulitmu tidak memerlukan hidrasi. Tanpa moisturizer, kulit bisa memproduksi lebih banyak minyak sebagai kompensasi atas dehidrasi yang terjadi.
Apa Itu Face Oil?
Face oil adalah produk perawatan kulit yang berbasis minyak dan biasanya dihasilkan dari ekstrak tumbuhan, biji-bijian, atau buah-buahan seperti jojoba, rosehip, marula, dan argan. Menurut informasi dari gisou.com, face oil berfungsi dengan mengunci kelembapan dan memperkuat pelindung kulit sehingga mencegah penguapan air dari permukaan kulit.
Produk ini sangat bermanfaat untuk kulit yang kering, dehidrasi, dan menunjukkan tanda-tanda penuaan. Dengan kandungan asam lemak esensial dan antioksidan, face oil mampu menutrisi kulit secara mendalam, memperbaiki kerusakan akibat radikal bebas, dan memberikan kilau alami yang sehat. Beberapa jenis face oil juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat menenangkan kulit sensitif atau yang sedang meradang.
Meskipun terkesan berat, tidak semua face oil menimbulkan komedo. Ada banyak face oil yang memiliki struktur molekul ringan dan cepat menyerap, sehingga cocok untuk kulit kombinasi hingga berminyak jika digunakan dengan tepat. Kuncinya adalah memilih jenis minyak yang sesuai dengan kebutuhan dan respons kulit masing-masing.
Perbedaan Utama Face Oil vs Moisturizer
1. Komposisi
Moisturizer mengandung perpaduan bahan yang larut dalam air dan minyak. Humektan seperti asam hialuronat berfungsi menarik air ke dalam kulit, sementara emolien dan oklusif berperan mengunci kelembapan. Moisturizer dirancang untuk meresap lebih dalam ke lapisan kulit.
Di sisi lain, face oil hanya terdiri dari bahan berbasis minyak. Meskipun tidak menambah air ke dalam kulit, face oil sangat efektif untuk mencegah penguapan air yang sudah ada. Oleh karena itu, face oil lebih tepat digunakan setelah moisturizer untuk menyegel kelembapan.
2. Fungsi
Moisturizer berfungsi utama untuk menghidrasi—menambah air dan menjaga keseimbangan kelembapan kulit. Selain itu, moisturizer membantu memperkuat skin barrier, menenangkan iritasi, dan menjaga elastisitas kulit.
Sementara itu, face oil lebih fokus pada melembapkan dan memberi nutrisi. Dengan kandungan tinggi asam lemak, vitamin, dan antioksidan, face oil membantu memperbaiki skin barrier dan menambah lapisan pelindung, terutama pada kulit yang kering, dehidrasi, atau rusak.
3. Tekstur
Moisturizer hadir dalam berbagai tekstur: mulai dari gel ringan, lotion, hingga krim pekat. Produk ini mudah menyerap dan cocok digunakan baik di pagi maupun malam hari, tergantung kebutuhan.
Face oil umumnya lebih kental dan terasa lebih berat dibandingkan moisturizer, meskipun beberapa varian modern memiliki tekstur yang lebih ringan. Karena sifatnya ini, face oil lebih cocok digunakan pada malam hari atau saat kulit terasa sangat kering.
4. Penyerapan
Moisturizer cepat menyerap dan meresap ke dalam lapisan kulit lebih dalam berkat kandungan airnya. Ini menjadikannya langkah penting dalam menjaga hidrasi kulit jangka panjang.
Face oil bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung yang menjaga kelembapan agar tidak menguap. Oleh karena itu, face oil tidak bisa menggantikan fungsi hidrasi moisturizer, tetapi sangat baik digunakan untuk mengunci kelembapan setelahnya.
5. Jenis Kulit
Moisturizer cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan sensitif, karena tersedia dalam berbagai formula.
Face oil lebih sesuai untuk kulit kering dan matang, meskipun jenis tertentu bisa digunakan oleh kulit berminyak jika dipilih dengan benar (seperti jojoba oil yang mirip dengan sebum alami kulit).
Mana yang Lebih Penting untuk Jenis Kulit Kamu?
1. Kulit Kering
Kulit kering sangat memerlukan kelembapan ekstra karena kurangnya produksi sebum. Menggunakan pelembap dapat menambahkan kandungan air pada kulit, sementara face oil membantu menjaga agar kelembapan tersebut tidak cepat menguap.
Mengombinasikan keduanya adalah solusi ideal untuk kulit kering. Aplikasikan pelembap sebagai dasar, lalu tambahkan face oil untuk menjaga kulit tetap lembap, kenyal, dan tidak mudah mengelupas.
2. Kulit Berminyak / Acne-Prone
Meskipun terdengar bertentangan, kulit berminyak tetap butuh hidrasi. Pelembap berbasis air yang ringan seperti gel sangat cocok karena cepat meresap dan tidak menyumbat pori-pori.
Face oil bisa digunakan asalkan memilih yang non-komedogenik seperti rosehip atau jojoba oil. Beberapa face oil bahkan membantu menyeimbangkan produksi minyak alami dan meredakan peradangan.
3. Kulit Kombinasi
Kulit jenis ini memerlukan pendekatan yang seimbang. Pelembap ringan cocok untuk seluruh wajah, namun face oil bisa diaplikasikan hanya di area yang lebih kering seperti pipi atau sekitar hidung.
Rutinitas yang fleksibel sangat disarankan. Misalnya, gunakan pelembap di pagi hari dan tambahkan face oil di malam hari, atau saat kulit terasa lebih kering dari biasanya.
4. Kulit Sensitif
Pelembap dengan bahan minimalis, bebas pewangi, dan bertekstur lembut adalah pilihan terbaik. Produk ini dapat menenangkan kulit tanpa menyebabkan iritasi.
Face oil bisa digunakan dengan hati-hati. Pilih yang memiliki sifat anti-inflamasi seperti chamomile atau calendula oil, dan lakukan uji coba pada area kecil terlebih dahulu.
5. Kulit Matang
Seiring bertambahnya usia, produksi sebum menurun dan kulit cenderung menjadi lebih kering. Pelembap berfungsi menjaga hidrasi dan elastisitas, sementara face oil memberikan nutrisi tambahan dan memperlambat tanda-tanda penuaan.
Kombinasi keduanya memberikan efek maksimal: kulit tampak lebih kenyal, bercahaya, dan garis-garis halus lebih tersamarkan.
Apakah Face Oil Bisa Menggantikan Moisturizer?
Dari segi teknis, face oil tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran moisturizer karena face oil tidak mengandung air atau bahan humektan yang dapat menghidrasi kulit. Face oil berfungsi untuk mengunci kelembapan yang sudah ada di kulit, bukan menambahnya.
Jika kamu hanya mengandalkan face oil tanpa menggunakan moisturizer, kulitmu bisa tetap terasa kering, terutama jika berada di lingkungan ber-AC atau udara yang kering. Moisturizer sangat diperlukan untuk memberikan hidrasi dari dalam, yang kemudian dapat disegel oleh face oil agar kelembapan tersebut tidak menguap.
Oleh karena itu, daripada memilih salah satu, menggunakan kombinasi keduanya—dimulai dengan moisturizer, lalu face oil—merupakan pendekatan paling efektif untuk menjaga kelembapan kulit secara menyeluruh.
Bagaimana Cara Menggabungkan Keduanya?
Menggabungkan face oil dan pelembap bisa menjadi strategi perawatan kulit yang sangat efektif, asalkan urutannya benar. Prinsip dasarnya adalah: aplikasikan produk mulai dari yang paling ringan hingga yang paling berat.
Mulailah dengan membersihkan wajah, lanjutkan dengan toner atau serum jika ada, kemudian gunakan pelembap untuk menghidrasi kulit, dan akhiri dengan face oil untuk mengunci kelembapan. Dengan cara ini, setiap lapisan produk dapat bekerja dengan optimal.
Urutan Penggunaan:
1. Pembersih (Cleanser)
2. Toner (jika ada)
3. Serum (jika ada)
4. Pelembap (Moisturizer)
5. Face Oil
Tips Memilih Produk yang Tepat:
- Kenali jenis kulitmu: Ini adalah kunci untuk menemukan produk yang paling sesuai.
- Periksa komposisi produk: Hindari bahan comedogenic jika kulitmu cenderung berjerawat.
- Pilih produk bebas pewangi: Terutama penting bagi kulit sensitif.
- Sesuaikan dengan kondisi cuaca: Gunakan face oil lebih sering saat musim dingin atau ketika kulit terasa sangat kering.
- Lakukan uji coba pada area kecil: Sebelum mengaplikasikan produk ke seluruh wajah.
Mana Lebih Baik?
Face oil dan moisturizer masing-masing memiliki peran penting yang unik dan tidak bisa saling menggantikan. Moisturizer berfungsi untuk menghidrasi dan menjaga kelembapan kulit, sedangkan face oil bertugas mengunci kelembapan tersebut sekaligus memberikan nutrisi tambahan yang dibutuhkan kulit.
Ketika keduanya digunakan secara tepat, kombinasi ini dapat meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan. Kulit akan terlihat lebih lembap, kenyal, dan bercahaya, serta lebih tahan terhadap pengaruh buruk dari luar.
Kunci keberhasilan perawatan kulit tidak hanya terletak pada produk yang digunakan, tetapi juga pada pemahaman akan kondisi kulitmu dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan yang berubah. Dengarkan apa yang dibutuhkan kulitmu, dan berikan perawatan terbaik sesuai dengan waktunya.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.