Fimela.com, Jakarta Pola makan dan gaya hidup kita kini sedang beriringan dengan berbagai macam tren makanan yang semakin berkembang. Saat ini, semakin banyak macam makanan yang dengan beragam cara mengolah dan rasa-rasa unik yang memberikan kita pilihan untuk melengkapi keseharian kita.
Tapi, semakin dekat kita dengan perkembangan makanan, seharusnya menjadi kesadaran besar yang penting bagi kita untuk menjaga pola makan. Karena, pola makan dan gaya hidup yang berdampingan begitu dekat sangat berpengaruh pada kesehatan. Secara tidak langsung, ternyata pola makan yang tidak sehat dan tidak memperhatikan keseimbangan gizi juga mengganggu dari organ dalam hingga kesehatan mental.
Dilansir dari healthyeating.org, pada dasarnya, pola makan sehat itu bisa menjadi sangat fleksibel. Kita bisa menyesuaikan pola makan bergizi yang sesuai dengan preferensi, budaya, dan kondisi kita masing-masing. Yang penting adalah untuk memastikan keseimbangan berbagai macam makanan bergizi dari setiap kelompok makanan.
Bagaimanakah Pola Makan Bergizi yang Seimbang?
1. Asupan Buah dan Sayur
Untuk melengkapi pola makan bergizi yang seimbang, sahabat Fimela bisa memulai untuk memperbanyak porsi buah dan sayur pada rutinitas makan setiap harinya. Porsi makan yang mungkin sering dihiraukan, ternyata bisa menjadi landasan penting untuk memperbaiki pola makan. Buah dan sayur yang kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan sangat dibutuhkan tubuh.
2. Protein
Tubuh kita memerlukan protein berperan penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. ¼ protein dari piring bisa membantu menyeimbangkan pola makan bergizi yang seimbang. Seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan produk olahan susu bisa menjadi sumber protein yang bisa kita dapatkan. Sahabat Fimela bisa juga mencampurkan protein pilihan ke dalam salad, atau dengan sayuran di atas piring. Namun, tetaplah membatasi daging merah, dan hindari daging olahan seperti bacon dan sosis.
3. Bahan Pangan yang Utuh
Biji-bijian utuh seperti beras merah, gandum utuh, dan oatmeal kaya akan serat yang baik untuk pencernaan. Bahkan makanan yang dibuat dengan biji-bijian tersebut, seperti pasta gandum utuh-juga mempunyai efek yang lebih ringan terhadap gula darah dan insulin kalau dibandingkan roti putih, nasi putih, dan biji-bijian olahan lainnya.
4. Menyeimbangkan Konsumsi Minuman
Kunci penting untuk menjaga keseimbangan berbagai hal adalah kecukupan cairan tubuh. Memastikan tubuh kita tetap terhidrasi adalah hal yang wajib diingat. Konsumsi air mineral menjadi penyeimbang segala pola hidup dan pola makan bergizi. Selain itu, kita juga bisa mengonsumsi jus buah tanpa tambahan gula, teh tanpa gula, atau susu rendah lemak. Yang paling penting adalah membatasi konsumsi minuman manis dan berkafein yang berlebihan.
Gaya Hidup Sehat Mendukung Pola Makan
Pola makan bergizi yang seimbang memang sangat mempengaruhi kesehatan kita dalam menjalani rutinitas. Tidak lupa untuk melengkapi pola makan, gaya hidup sehat juga akan membantu mengoptimalisasikan penjagaan pola makan kita. Seperti dengan aktif dan bergerak, olahraga secara teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh serta menghindari overweight.
Selain itu, salah satu hal paling penting ialah penyesuaian waktu makan. Mari usahakan untuk makan teratur dalam waktu yang sama setiap hari. Rasa lapar memang suka menghantui di malam hari, tapi hindari makan terlalu banyak sebelum tidur. Dan tak lupa, hindari melewatkan sarapan. Pola makan sehat ternyata bukan hanya tentang diet yang ketat, melainkan tentang memilih makanan yang bergizi dan menikmatinya.
Penulis: Nadya Aufia
#Unlocking the Limitless
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.