Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, masa kehamilan memang membawa banyak perubahan pada tubuh, mulai dari postur, hormon, hingga stamina harian. Olahraga ringan secara rutin dapat membantu ibu hamil mengurangi nyeri punggung, meningkatkan kualitas tidur, melancarkan peredaran darah, dan menjaga suasana hati tetap stabil. Selain itu, tubuh yang aktif juga mempersiapkan bumil agar lebih kuat menghadapi proses persalinan.
Salah satu olahraga yang populer dan banyak direkomendasikan untuk ibu hamil adalah yoga. Beberapa faktornya karena yoga dikenal mampu membantu menenangkan pikiran, meredakan ketidaknyamanan fisik, serta mempersiapkan tubuh dan pernapasan untuk persalinan. Yoga juga aman untuk berbagai usia kehamilan dan dengan waktu yang fleksibel karena bisa dilakukan di rumah maupun dalam kelas dengan dukungan komunitas.
Nyatanya, bukan hanya yoga yang menjadi pilihan satu-satunya olahraga yang aman selama masa kehamilan. Banyak jenis aktivitas fisik ringan lainnya yang juga bisa memberikan manfaat luar biasa bagi tubuh dan mental ibu hamil, asalkan dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai anjuran dokter. Selain manfaat fisik, olahraga juga membawa dampak positif bagi kondisi psikologis ibu hamil. Yuk kita kenali lebih dalam, apa saja olahraga yang aman untuk ibu hamil!
1. Berenang
Berenang adalah salah satu olahraga paling menyenangkan dan aman untuk ibu hamil. Dengan bantuan air, berat tubuh dapat ditopang sehingga gerakan terasa lebih ringan dan tidak membebani sendi atau punggung. Selain melatih otot tubuh secara menyeluruh, berenang juga meningkatkan stamina dan sirkulasi darah. Berenang 2–3 kali seminggu selama 20–30 menit sangat bermanfaat apalagi saat perut mulai membesar di trimester kedua dan ketiga.
2. Senam
Olahraga senam, khususnya senam untuk ibu hamil dikenal dapat mendukung tubuh selama masa kehamilan. Gerakan yang digunakan umumnya lembut, aman, dan dirancang untuk melatih otot-otot yang akan digunakan saat persalinan, seperti otot panggul, perut, dan punggung. Dalam senam hamil biasanya mencakup latihan pernapasan dan relaksasi, yang sangat berguna untuk menghadapi kontraksi dan menjaga kestabilan emosi. Rutin senam hamil dapat membantu memperbaiki postur tubuh dan mengurangi keluhan seperti nyeri punggung, kaki bengkak, atau kram.
3. Pilates
Pilates untuk ibu hamil adalah olahraga yang fokus pada kekuatan inti tubuh, keseimbangan, dan kontrol pernapasan. Dengan rutin berlatih pilates, ibu hamil bisa menjaga postur tubuh tetap tegak dan mengurangi tekanan di punggung bawah. Hal ini penting karena perubahan bentuk tubuh sering membuat ibu hamil terasa cepat pegal atau nyeri. Pilates juga membantu menjaga fleksibilitas otot tanpa membuat tubuh kelelahan.
4. Jalan Kaki
Jalan kaki merupakan olahraga paling simpel, selain karena budget yang minim dan waktu yang fleksibel, jalan kaki sangat bermanfaat untuk ibu hamil di semua usia kehamilan. Dengan ritme santai dan durasi 20–30 menit per hari, jalan kaki bisa meningkatkan energi, menjaga berat badan tetap stabil, serta memperlancar peredaran darah. Waktu yang tepat untuk ibu hamil berjalan kaki adalah pagi dan sore hari.
Sahabat Fimela, berikut adalah olahraga yang aman dan sehat untuk ibu hamil. Lakukan olahraga tersebut secara rutin, agar membantu persalinan ibu hamil berjalan dengan lancar.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.