Jenis Makanan yang Perlu Dihindari agar Perut Tidak Makin Buncit

1 month ago 42

Fimela.com, Jakarta Perut buncit bukan cuma urusan penampilan, kondisi ini bisa menandakan adanya penumpukan lemak viseral yang berisiko bagi kesehatan. Lemak yang ini memang sulit dihilangkan, tapi salah satu kuncinya ada pada apa yang kita konsumsi setiap hari. Untuk sahabat Fimela yang sedang berusaha mengecilkan perut, ada baiknya mulai waspada dengan sembilan jenis makanan ini yang diam-diam bisa bikin perut makin buncit.

Dilansir dari Eat This Not That (30/9), berikut makanan-makanan yang menyebabkan perut semakin buncit:

1. Daging Olahan

Sosis, nugget, dan ham mungkin praktis dan gurih, tapi mengandung lemak jenuh tinggi dan pengawet yang bisa memicu inflamasi serta penumpukan lemak di area perut.

2. Roti Tawar

Roti tawar terbuat dari tepung terigu olahan yang rendah serat dan cepat menaikkan gula darah. Hal ini mendorong tubuh menyimpan lebih banyak lemak, terutama di bagian perut.

3. Permen

Kecil-kecil tapi berdampak besar. Permen mengandung gula tinggi yang cepat diserap tubuh tanpa memberi rasa kenyang, sehingga kamu jadi lebih mudah ngemil berlebihan.

4. Saus Salad Kemasan

Walau salad terdengar sehat, saus kemasan bisa jadi jebakan. Banyak yang mengandung gula, garam, dan lemak trans yang justru bisa menambah lemak perut.

5. Meal Bar

Meal bar sering dikira sehat, padahal banyak yang tinggi gula dan minim serat. Konsumsi jangka panjang malah bisa menambah kalori tanpa disadari.

6. Es Krim

Kandungan gula dan lemak jenuh dalam es krim bisa memicu resistensi insulin dan menyimpan lebih banyak lemak di area tengah tubuh, terutama jika dikonsumsi berlebihan.

7. Sereal Manis

Sereal kemasan yang terlalu manis biasanya hanya bikin kenyang sesaat. Lonjakan gula darah yang cepat bisa memicu rasa lapar lagi dan makan lebih banyak.

8. Pastry Kemasan

Donat, croissant, dan muffin yang lezat ternyata tinggi kalori, gula, dan lemak jenuh. Kalau dikonsumsi rutin, bisa menumpuk jadi lemak di perut tanpa disadari.

9. Makanan Cepat Saji

Kentang goreng dan ayam goreng dari restoran cepat saji biasanya digoreng dengan minyak yang mengandung lemak trans, jenis lemak paling berbahaya untuk perut dan jantung.

Mengontrol lemak perut bukan soal diet ketat, tapi soal konsistensi memilih asupan yang lebih baik. Nggak harus langsung menghindari semuanya, tapi mulai perlahan dengan mengganti satu per satu pilihan makanan bisa berdampak besar dalam jangka panjang. Yuk, rawat tubuh dari dalam dengan lebih bijak memilih apa yang masuk ke piring kita setiap hari.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Zahara Marsellina Putri

    Author

    Zahara Marsellina Putri
  • Ayu Puji Lestari
Read Entire Article
Health | Komunitas | Berita Hot |