Fimela.com, Jakarta Merawat kulit bukan hanya soal membersihkannya setiap hari, tetapi juga memerlukan perhatian ekstra untuk menghilangkan sel-sel kulit mati yang menumpuk. Salah satu cara yang sangat efektif adalah dengan menggunakan body scrub. Produk ini bekerja melalui eksfoliasi fisik, di mana butiran scrub membantu mengangkat lapisan sel kulit mati, sehingga kulit terasa lebih halus, cerah, dan siap menyerap nutrisi dari produk perawatan kulit lainnya.
Namun, meskipun kelihatannya mudah, penggunaan body scrub sebenarnya memerlukan aturan dan teknik khusus. Jika digunakan sembarangan, hasilnya bisa tidak maksimal dan bahkan dapat menyebabkan iritasi. Dalam artikel ini, kami akan membahas langkah-langkah yang tepat, manfaat, jenis-jenis, tips penggunaan, serta kesalahan yang sering dilakukan agar kamu bisa mendapatkan kulit yang sehat dan bercahaya tanpa risiko kerusakan.
Buah-buahan bukan hanya lezat dan menyegarkan, tapi juga menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan kulit. Kandungan vitamin dan antioksidannya dapat membantu menjaga kulit tetap sehat, cerah, dan bercahaya alami.
Manfaat Menggunakan Body Scrub
Menggunakan body scrub secara rutin tidak hanya membuat kulit kita terasa lembut, tetapi juga memberikan berbagai manfaat luar biasa lainnya. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Mengangkat Sel Kulit Mati
Penumpukan sel kulit mati di permukaan kulit dapat membuat kulit terlihat kusam, kering, dan kasar. Body scrub, dengan butiran lembutnya, bekerja efektif mengikis lapisan sel kulit mati ini, memperlihatkan lapisan kulit baru yang lebih segar dan sehat. Hasilnya, kulit tampak lebih cerah seketika setelah penggunaan.
Selain memberikan manfaat estetika, pengangkatan sel kulit mati juga penting untuk kesehatan kulit jangka panjang. Sel-sel mati yang tidak dibersihkan dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan masalah seperti komedo atau jerawat. Eksfoliasi secara teratur membantu mencegah masalah ini dan menjaga pori-pori tetap bersih.
2. Merangsang Regenerasi Kulit
Proses eksfoliasi dengan body scrub menstimulasi sirkulasi darah di area yang digosok. Peningkatan aliran darah ini membantu mempercepat regenerasi sel kulit, membuat kulit lebih sehat dan elastis, serta memberikan warna kulit yang lebih merata.
Regenerasi kulit yang baik juga membantu mengurangi tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan flek hitam. Dengan penggunaan yang konsisten, kulit tidak hanya terasa lebih halus tetapi juga tampak lebih muda.
3. Membantu Penyerapan Skincare
Setelah sel kulit mati terangkat, pori-pori kulit menjadi lebih terbuka untuk menerima nutrisi. Hal ini membuat produk skincare seperti lotion atau body oil lebih mudah meresap, sehingga manfaat dari produk-produk tersebut bisa dirasakan secara optimal.
Tanpa eksfoliasi, lapisan sel kulit mati yang menebal dapat menghalangi penyerapan skincare. Akibatnya, meskipun menggunakan produk berkualitas tinggi, hasilnya mungkin tidak maksimal.
4. Menyamarkan Selulit & Meningkatkan Sirkulasi Darah
Beberapa scrub, seperti yang mengandung kopi, memiliki kafein yang dipercaya dapat membantu mengencangkan kulit dan menyamarkan tampilan selulit. Saat digosok, sirkulasi darah juga meningkat, memberikan efek kulit terasa lebih kencang.
Selain itu, pijatan lembut saat menggunakan scrub membantu merelaksasi otot dan mengurangi ketegangan, menjadikannya momen perawatan tubuh yang menyenangkan sekaligus bermanfaat.
5. Merilekskan Tubuh
Proses scrubbing dapat memberikan efek relaksasi dan mengurangi stres pada tubuh. Pijatan lembut saat menggunakan body scrub dapat membuat tubuh terasa lebih segar dan tenang.
Dengan demikian, body scrub tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan kulit, tetapi juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mental.
Jenis-Jenis Body Scrub
Sebelum memulai rutinitas perawatan kulit, sangat penting untuk mengetahui jenis body scrub yang tepat agar sesuai dengan kebutuhan kulitmu. Dilansir Alodokter, berikut beberapa jenis body scrub yang bisa dicoba:
1. Scrub Garam
Scrub ini memiliki butiran yang lebih besar dan tekstur yang kasar, sehingga sangat efektif untuk mengangkat kotoran yang membandel. Selain itu, garam mengandung mineral seperti magnesium dan sodium yang dapat menutrisi serta membersihkan kulit secara mendalam.
2. Scrub Kopi
Scrub kopi sangat populer berkat kandungan kafeinnya yang mampu mengencangkan kulit dan mengurangi tampilan selulit. Selain itu, aroma kopi memberikan efek relaksasi yang menenangkan pikiran.
3. Scrub Madu
Tidak hanya mengangkat sel kulit mati, scrub madu juga menawarkan sifat antibakteri dan antioksidan. Madu dapat melembapkan dan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
4. Scrub Teh
Hijau Kaya akan antioksidan, scrub teh hijau memiliki efek antiinflamasi yang cocok untuk kulit yang sering terpapar sinar matahari. Scrub ini membantu mengurangi kerusakan kulit dan memberikan sensasi segar.
Panduan Memakai Body Scrub yang Benar
1. Persiapan Kulit
Mulailah dengan membasahi tubuh menggunakan air hangat. Langkah ini bertujuan untuk membuka pori-pori, sehingga memudahkan pengangkatan sel kulit mati dan membuat proses eksfoliasi menjadi lebih efektif. Air hangat juga membantu melunakkan kulit, sehingga butiran scrub dapat bekerja dengan lebih lembut dan mengurangi risiko iritasi pada kulit yang sensitif.
2. Aplikasikan Scrub
Ambil scrub secukupnya dan gosokkan pada kulit dengan gerakan melingkar yang lembut. Batasi waktu menggosok sekitar 30 detik per area agar kulit tidak mengalami gesekan berlebihan. Hindari menggosok terlalu keras karena dapat menyebabkan luka kecil pada kulit yang bisa memicu iritasi atau infeksi.
3. Bilas dan Lanjutkan Perawatan
Setelah selesai, bilas tubuh dengan air hangat hingga bersih dari sisa butiran scrub. Jika diperlukan, lanjutkan dengan menggunakan sabun pembersih yang ringan, lalu keringkan tubuh dengan menepuk lembut menggunakan handuk bersih.
4. Frekuensi Pemakaian
Melansir dari Healthline, Deanne Mraz Robinson, MD, FAAD, salah satu pendiri Modern Dermatology di Connecticut dan asisten profesor klinis dermatologi di Rumah Sakit Yale New Haven, menyarankan untuk menggunakan body scrub 1–2 kali per minggu. Frekuensi ini cukup untuk mengangkat sel kulit mati tanpa merusak lapisan pelindung alami kulit.
Tips Tambahan dan Kesalahan
Untuk mendapatkan hasil eksfoliasi yang lebih optimal, perhatikan beberapa tips menarik berikut ini:
1. Pilih Scrub dengan Butiran Halus: Pilihlah scrub dengan butiran yang lembut agar terhindar dari luka mikro pada kulit.
2. Sesuaikan dengan Jenis Kulit: Gunakan scrub yang sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan spesifik Anda.
3. Hindari Loofah: Loofah dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, jadi sebaiknya hindari penggunaannya.
4. Lakukan Patch Test: Sebelum mencoba scrub baru, terutama jika Anda memiliki kulit sensitif, lakukan patch test untuk memastikan keamanannya.
5. Gunakan SPF: Setelah eksfoliasi, pastikan untuk menggunakan tabir surya jika Anda akan terpapar sinar matahari.
Meskipun terlihat sederhana, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar kulit tetap sehat:
1. Jangan Menggosok Terlalu Keras: Menggosok kulit terlalu keras dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi.
2. Hindari Penggunaan Scrub Setiap Hari: Menggunakan scrub setiap hari dapat membuat kulit menjadi kering dan iritasi.
3. Jangan Aplikasikan pada Kulit yang Terluka: Hindari mengaplikasikan scrub pada kulit yang terluka atau terbakar matahari.
4. Gunakan Pelembap Setelah Eksfoliasi: Pastikan untuk selalu memakai pelembap setelah eksfoliasi agar kulit tetap terhidrasi.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.