Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, memasuki masa penuaan adalah fase alami dalam kehidupan yang membawa banyak perubahan, baik secara fisik maupun mental. Tubuh tidak lagi sekuat dulu, dan stamina mulai menurun, tetapi itu bukan berarti kualitas hidup harus ikut merosot. Justru, masa ini bisa menjadi kesempatan untuk menikmati hidup dengan ritme yang lebih tenang dan penuh makna.
Namun, lansia yang merasa ruang geraknya semakin terbatas, sehingga cenderung mengurangi aktivitas sehari-hari. Padahal, mempertahankan kebiasaan aktif sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh, mencegah penyakit, dan mempertahankan fungsi otak. Aktivitas yang tepat bisa membantu menjaga fleksibilitas, kekuatan otot, sekaligus meningkatkan suasana hati.
Tidak kalah penting, aktivitas yang dipilih harus disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kesehatan masing-masing individu. Bahkan, kegiatan sederhana pun dapat memberikan rasa pencapaian yang berarti dan memicu hormon kebahagiaan. Untuk itu, mari kita ketahui apa saja aktivitas seru bagi kamu yang sudah memasuki masa lansia!
1. Berkebun
Gerakan sederhana seperti mencangkul, menanam, atau menyiram tanaman dapat membantu melatih kelenturan tubuh sekaligus menjaga kebugaran. Selain itu, paparan sinar matahari pagi membantu tubuh memproduksi vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. Bagi banyak lansia, berkebun juga menjadi bentuk terapi yang menenangkan. Kegiatan ini bisa dilakukan di halaman rumah, balkon, atau bahkan dalam pot-pot kecil bagi yang tinggal di ruang terbatas.
2. Merajut
Untuk lansia, merajut dapat membantu menjaga keterampilan motorik halus, melatih fokus, serta memberikan rasa tenang. Setiap tusukan benang menjadi bagian dari proses yang penuh kesabaran dan kepuasan. Lansia dapat membuat berbagai benda seperti syal, selimut, atau tas, yang kemudian bisa digunakan sendiri atau diberikan sebagai hadiah untuk orang terdekat. Hasil karya yang nyata ini memberikan rasa bangga dan pencapaian. Merajut juga bisa dilakukan bersama komunitas atau kelompok hobi.
3. Melukis
Melukis hanya melatih kreativitas, tetapi juga membantu meningkatkan konsentrasi dan koordinasi tangan-mata. Dengan fokus pada goresan kuas, pikiran akan teralihkan dari rasa cemas atau stres, sehingga memberikan efek menenangkan. Lansia bisa memilih melukis pemandangan, potret, atau objek-objek sederhana sesuai minat masing-masing. Melukis juga dapat menjadi kegiatan sosial jika dilakukan dalam kelas seni atau kelompok hobi.
4. Olahraga Ramah Lansia
Olahraga yang ramah bagi lansia, seperti berjalan santai, berenang ringan, atau bersepeda, membantu menjaga kebugaran fisik tanpa membebani tubuh. Olahraga sangat penting untuk meningkatkan sirkulasi darah, kekuatan otot, dan kesehatan jantung. Selain manfaat fisik, olahraga ringan juga dapat meningkatkan mood. Saat tubuh bergerak, endorfin akan dilepaskan sehingga perasaan bahagia dan rileks akan lebih mudah tercapai. Dengan olahraga rutin, lansia juga dapat tidur lebih nyenyak di malam hari.
5. Senam
Gerakan senam yang terstruktur membantu meningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, dan keseimbangan tubuh. Hal ini penting untuk mencegah cedera dan mempertahankan kemandirian dalam beraktivitas sehari-hari. Selain itu, senam biasanya dilakukan secara berkelompok, sehingga memberikan kesempatan untuk bersosialisasi. Interaksi sosial ini membantu mengurangi rasa kesepian dan meningkatkan kesehatan mental. Senam dapat dilakukan dari rumah, taman, hingga pusat kebugaran.
Sahabat Fimela, demikian 5 aktivitas yang bisa dicoba untuk para lansia agar tidak gampang jatuh sakit dan terus semangat setiap harinya. Jangan lupa untuk diselingi dengan makan-makanan yang bergizi, ya!
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.