Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, pernah nggak sih kamu membayangkan sesuatu hal yang ingin kamu capai dan rasakan. Nah dalam batas tertentu, berandai-andai memang bisa menjadi bentuk motivasi. Tapi tanpa disadari, saat kamu terlalu sering larut dalam dunia khayalan tanpa aksi nyata, kamu bisa kehilangan pijakan pada realita. Inilah yang sering disebut dengan halu atau berkhayal secara berlebihan.
Sama halnya dengan overthinking. Saat pikiranmu terus dipenuhi oleh kemungkinan terburuk, kekhawatiran yang belum tentu terjadi, atau penyesalan atas masa lalu, tubuh dan pikiranmu pun ikut terseret dalam energi yang berat. Hal ini bisa membuat kamu terlihat muram, mudah lelah, bahkan tanpa disadari memancarkan aura negatif yang membuat orang lain merasa menjaga jarak dengan kamu.
Perlu diingat, bahwa aura gelap bukan berarti kamu jahat atau berbahaya, tapi lebih pada getaran energi yang terpancar dari dalam diri. Ketika kamu terlalu tenggelam dalam ketidakpastian, dunia di sekitarmu pun ikut terasa suram. Nah apa tanda-tanda bahwa diri kamu memiliki aura yang gelap?
1. Selalu Merasa Lelah secara Fisik dan Emosional
Kamu mungkin merasa tidur sudah cukup lama, tetapi tetap bangun dengan badan yang berat dan kepala penuh. Ini bisa menjadi tanda bahwa pikiranmu belum benar-benar beristirahat. Secara emosional pun kamu jadi lebih mudah tersinggung. Hal-hal kecil yang sebelumnya bisa kamu abaikan, kini terasa lebih mengganggu.
2. Orang-Orang di Sekitar Mulai Menjauh
Perubahan ini biasanya tidak terjadi tiba-tiba. Awalnya mungkin mereka masih mencoba memahami atau memberi dukungan, namun jika siklus energi negatif terus berulang tanpa perubahan, mereka bisa merasa lelah secara emosional. Maka dari itu, penting untuk menyadari sinyal-sinyal seperti ini agar kamu bisa lebih terbuka dan mencari bantuan secara sehat.
3. Merasa Tidak Punya Tujuan Hidup
Salah satu ciri paling mencolok dari aura yang gelap adalah hilangnya motivasi untuk menjalani hidup. Perasaan ini biasanya muncul setelah terlalu lama hidup dalam ilusi atau ekspektasi yang tidak realistis. Kamu mungkin membandingkan diri dengan orang lain di media sosial atau berharap suatu momen ajaib bisa mengubah hidupmu. Akibatnya, hari-hari dijalani hanya sebagai rutinitas kosong.
Sahabat Fimela, jika kamu merasakan ciri-ciri di atas, sebaiknya cepat untuk langsung diatasi. Karena jika tidak diatasi, lama-kelamaan kamu akan merasa hidup bukan untuk dirimu sendiri, melainkan hanya untuk bertahan. Semoga kamu selalu dalam kondisi sehat, ya!
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.