7 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D yang Membuat Badan Lemas dan Mudah Sakit

1 week ago 18

Fimela.com, Jakarta Vitamin D merupakan nutrisi penting yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, kesehatan tulang, hingga kestabilan suasana hati. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari ketika tubuh mengalami kekurangan vitamin ini. Jika belakangan ini tubuh terasa lebih mudah lelah atau rentan terhadap penyakit, bisa jadi ini pertanda kadar vitamin D berada di bawah normal. 

Dilansir dari Verywell Health (6/8), Berikut tujuh tanda umum kekurangan vitamin D yang perlu diperhatikan:

1. Mudah Lelah Sepanjang Hari

Kekurangan vitamin D dapat memengaruhi kualitas tidur dan fungsi neurotransmitter, yang akhirnya berdampak pada energi tubuh. Rasa lelah yang menetap meskipun sudah cukup tidur bisa menjadi salah satu tandanya.

2. Nyeri Otot dan Sendi

Vitamin D berperan dalam mengatur peradangan dalam tubuh. Ketika tubuh kekurangan vitamin ini, bisa timbul keluhan seperti pegal otot, nyeri sendi, hingga gejala menyerupai radang sendi.

3. Rentan Terhadap Infeksi

Sistem kekebalan tubuh membutuhkan vitamin D agar berfungsi optimal. Jika tubuh sering terserang flu, batuk berkepanjangan, atau infeksi lainnya, ini bisa menjadi sinyal bahwa imunitas sedang menurun akibat kekurangan vitamin D.

4. Perubahan Mood dan Depresi

Vitamin D turut memengaruhi keseimbangan kimia otak, termasuk hormon yang berperan dalam mengatur suasana hati. Kekurangannya dapat memicu perasaan murung, lesu, bahkan depresi, terutama saat paparan sinar matahari berkurang.

5. Tulang Rapuh atau Mudah Patah

Kekurangan vitamin D dapat menurunkan kepadatan tulang, yang meningkatkan risiko osteopenia maupun osteoporosis. Pada kondisi ini, tulang menjadi lebih rapuh dan mudah patah, bahkan akibat benturan ringan.

6. Resiko Penyakit Kronis Meningkat

Vitamin D yang rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit serius seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, hingga beberapa tipe sclerosis. Peran vitamin ini dalam mengatur peradangan menjadi faktor utama dalam hubungan tersebut.

7. Gangguan Pencernaan

Kondisi seperti inflammatory bowel disease (IBD) dapat mengganggu penyerapan vitamin D dalam tubuh. Sebaliknya, kekurangan vitamin D juga bisa memperburuk peradangan usus, menciptakan siklus yang saling memperparah.

Vitamin D bisa didapatkan dari paparan sinar matahari, makanan seperti ikan berlemak dan telur, serta suplemen bila diperlukan. Bila merasakan gejala-gejala di atas secara berkelanjutan, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Menjaga kadar vitamin D tetap optimal bukan hanya soal tulang yang kuat, tapi juga agar tubuh tetap bertenaga dan bebas dari penyakit.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Health | Komunitas | Berita Hot |