5 Tips Sehat di Usia 40 Tahun agar Tidak Gampang Lelah

4 weeks ago 31

Fimela.com, Jakarta Tubuh tidak berubah secara drastis dalam semalam, tetapi perlahan-lahan, sistem metabolisme melambat, massa otot berkurang, dan daya tahan tidak sekuat dulu. Sahabat Fimela mungkin masih merasa energik, tapi mengapa sekarang sedikit stres atau kurang tidur saja bisa membuatmu kelelahan berhari-hari?

Di balik rasa lelah yang muncul lebih cepat itu, tubuh sebenarnya sedang memberi sinyal bahwa ia butuh pendekatan baru. Bukan sekadar menambah jam tidur atau minum suplemen tanpa arah, melainkan strategi cerdas yang memperhatikan ritme tubuh yang berubah. Inilah saat yang tepat untuk mulai merawat diri secara lebih bijaksana.

1. Mulailah Hari dengan Sarapan Tinggi Nutrisi agar Energi Terjaga Seharian

Tubuh kita butuh "bahan bakar utama" di pagi hari. Lewat sarapan tinggi protein dan serat, seperti telur, alpukat, roti gandum, atau oatmeal dengan buah segar, kita bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah rasa lelah di siang hari.

Mengutip laman Prevention, metabolisme bekerja paling aktif di pagi hari. Jadi, jika kamu melewatkan sarapan, tubuh akan lebih mudah merasa lemas, bahkan cenderung ngemil berlebihan. Sarapan bukan hanya mengisi perut, tapi juga mengatur sistem hormon dan energi sepanjang hari.

Kuncinya: konsumsi sarapan yang kaya nutrisi dalam waktu satu jam setelah bangun tidur. Jangan tunda-tunda, karena saat tubuh menunggu bahan bakar, energi akan terkuras lebih dulu oleh stres dan aktivitas pagi.

2. Lakukan Latihan Kekuatan 3 Kali Seminggu untuk Menjaga Metabolisme Aktif

Metabolisme yang menurun adalah salah satu penyebab utama tubuh cepat lelah. Maka, Sahabat Fimela bisa menyiasatinya dengan mulai rutin melakukan latihan kekuatan, seperti squat, plank, push-up, atau angkat beban ringan.

Latihan ini bukan hanya membentuk otot, tapi juga membantu tubuh membakar lebih banyak kalori bahkan saat istirahat. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga kekuatan selama 30 menit saja bisa meningkatkan pembakaran energi hingga beberapa jam setelahnya.

Lakukan secara rutin tiga kali dalam seminggu. Kamu tidak perlu pergi ke gym—gunakan botol air mineral sebagai beban, atau manfaatkan berat tubuh sendiri. Yang penting adalah konsistensinya, bukan alatnya.

3. Konsumsi Kalsium dan Vitamin D Setiap Hari agar Tulang Tetap Kuat dan Tubuh Tidak Mudah Lemas

Banyak perempuan usia 40-an merasa sering pegal atau lemas tanpa sebab yang jelas. Ini bisa jadi karena tulang dan otot mulai melemah akibat kurangnya kalsium dan vitamin D.

Sahabat Fimela disarankan untuk mendapatkan setidaknya 1.000 mg kalsium dan 800 IU vitamin D setiap hari. Kombinasikan susu rendah lemak, keju, ikan berlemak seperti salmon, serta paparan sinar matahari pagi minimal 15 menit per hari. Bila perlu, tambahkan suplemen sesuai anjuran tenaga medis.

Ingat, tulang kuat bukan hanya soal masa depan, tapi juga agar hari ini kamu tetap bisa bergerak aktif, tidak cepat pegal, dan punya daya tahan tubuh yang lebih stabil.

4. Latih Pernapasan Ritmis Setiap Hari agar Pikiran Rileks dan Energi Tak Cepat Terkuras

Salah satu sumber kelelahan terbesar di usia 40-an adalah stres yang tidak disadari. Pikiran yang sibuk terus-menerus bisa membuat tubuh tegang, jantung berdetak lebih cepat, dan energi cepat terkuras.

Cobalah teknik pernapasan 4:8, Sahabat Fimela. Tarik napas lewat hidung selama 4 hitungan, lalu hembuskan pelan lewat mulut selama 8 hitungan. Lakukan ini minimal dua kali sehari atau kapan pun kamu merasa tegang. Teknik ini terbukti secara ilmiah bisa mengaktifkan sistem saraf parasimpatik yang menenangkan tubuh.

Latihan pernapasan ini seperti tombol “reset” alami bagi tubuh. Kamu akan merasa lebih fokus, tenang, dan mampu menghadapi tantangan tanpa kehilangan energi secara sia-sia.

5. Konsumsilah Protein Lengkap di Tiap Waktu Makan agar Fokus dan Mood Tetap Stabil

Banyak orang mengira kelelahan berasal dari aktivitas fisik semata, padahal bisa jadi otakmu yang kelelahan karena kekurangan nutrisi penting. Salah satu solusinya: pastikan protein lengkap ada dalam setiap waktu makan.

Protein membantu produksi neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin, yang berperan penting dalam menjaga suasana hati dan konsentrasi. Kita bisa memilih sumber protein seperti ikan, telur, tempe, kacang-kacangan, hingga quinoa. Jangan takut mengombinasikan dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau kentang rebus agar efeknya lebih optimal.

Porsi yang disarankan adalah sekitar 4 ons protein per makan. Dengan asupan ini, kamu akan merasa kenyang lebih lama, tidak mudah lemas, dan mental tetap tajam hingga malam hari.

Memasuki usia 40-an bukan berarti tubuhmu tidak bisa sebugar dulu. Justru, inilah momen terbaik untuk membangun gaya hidup yang lebih cermat dan sadar. Rasa lelah bukan musuh yang tak terkalahkan, melainkan hanyalah sinyal tubuh yang minta dipahami.

Mulailah dari langkah-langkah kecil tapi aplikatif: sarapan bergizi, latihan kekuatan, cukup nutrisi, kendali stres, dan perbanyak protein.

Dengan lima strategi ini, tubuhmu akan kembali menemukan ritme yang seimbang, pikiran lebih jernih, dan hari-hari pun terasa lebih ringan.

Tidak ada yang lebih menyenangkan selain menjalani hidup di usia matang dengan rasa bugar, tenang, dan siap menghadapi tantangan. Tubuhmu layak mendapatkan perlakuan terbaik mulai hari ini, beri ia dukungan yang ia butuhkan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Endah Wijayanti
Read Entire Article
Health | Komunitas | Berita Hot |