Jelang Usia 50 Tahun, Maia Estianty Mulai Cutting Sugar hingga Vaksin Cacar Api

1 month ago 32

Fimela.com, Jakarta Maia Estianty kini tak lagi main-main soal kesehatan. Menjelang usia emasnya yang ke-50 tahun, musisi, ibu, sekaligus istri dari Irwan Mussry ini mengungkapkan berbagai perubahan gaya hidup yang mulai ia jalani demi tetap sehat dan aktif.Berbicara dalam konferensi pers bersama GSK, Maia tak ragu mengakui bahwa ia kini mulai "menuai" akibat dari gaya hidupnya saat muda. Kebiasaan begadang, pola makan sembarangan, dan kurang olahraga mulai berdampak seiring usia. Ia pun menyebut gejala diabetes dan kolesterol naik sebagai alarm penting untuk lebih peduli pada kesehatan.

“Kalau sudah usia 40+, dosa masa lalu di usia muda yang kita gak peduli soal kesehatan, mulai muncul. Kolesterol naik, gejala diabetes... Jadi mulai sadar menjaga pola hidup sehat,” ujarnya di XXI Plaza Indonesia (22/7).

Kini, Maia mengaku telah "bercerai" dari nasi dan gula demi mencegah diabetes makin berkembang. Ia juga membatasi penggunaan minyak dalam masakan sehari-hari.

“Makanannya dijaga, aku udah cerai sama gula, cerai sama nasi. Minyaknya cuma satu sendok makan, deep fried bye-bye!” tambahnya

Melindungi Diri Lewat Vaksinasi: “Aku Gak Mau Sakit Baru Sadar”

Dalam perjalanannya menjaga kesehatan, Maia juga melakukan langkah preventif lain: vaksinasi Cacar Api (Herpes Zoster). Penyakit ini dikenal sering menyerang lansia dan bisa mempengaruhi kualitas hidup secara signifikan.

“Aku gak mau sakit baru sadar. Makanya aku memutuskan melindungi diriku dari Cacar Api sekarang. Karena masih banyak yang ingin aku lakukan, masih ingin berkarya, lihat anak-anak berkeluarga, dan menghabiskan waktu dengan suami tercinta,” kata ibu Al, El, dan Dul itu.

Sebagai bagian dari kampanye kesehatan nasional, Maia kini juga didapuk menjadi Duta Kampanye Kesehatan Kenali Cacar Api, sebuah inisiatif edukatif untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit lewat vaksinasi.

Dalam kampanyenya, Maia mendorong masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat dengan makan bergizi, tidur cukup, olahraga teratur, dan yang tak kalah penting, melindungi diri lewat vaksinasi, termasuk vaksin Herpes Zoster.

Waspadai Cacar Api dan Komplikasinya: Bukan Sekadar Ruam

Herpes Zoster atau yang dikenal sebagai Cacar Api bukan hanya masalah kulit biasa. Penyakit ini disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster, virus yang sama yang menyebabkan cacar air. Setelah pulih dari cacar air, virus ini bisa dorman selama bertahun-tahun dan aktif kembali ketika sistem imun melemah, terutama pada orang dewasa di atas usia 50 tahun.

“Penurunan sistem imun menjadi salah satu pemicu utama Herpes Zoster,” ujar dr. Calvin Kwan, Country Medical Director GSK Indonesia.

 “Lebih dari sekadar ruam, Cacar Api dapat menimbulkan komplikasi serius seperti Nyeri Pascaherpes (NPH), Herpes Zoster Oftalmikus (HZO), serta gangguan pada saraf dan kulit,” tamah dr. Calvin.

Ruam Cacar Api biasanya terasa menyakitkan dan muncul di satu sisi tubuh atau wajah. Namun efeknya bisa jauh lebih dalam, karena sekitar 10-18% pasien Cacar Api mengalami NPH, yaitu nyeri saraf jangka panjang yang bisa berlangsung hingga bertahun-tahun setelah ruam sembuh.

Jika muncul di wajah, Cacar Api juga bisa berdampak serius pada mata hingga mengganggu penglihatan. Bahkan dalam beberapa kasus berat, penyakit ini bisa menyebabkan hilangnya kemandirian dan meningkatkan kebutuhan perawatan jangka panjang.

Beberapa faktor risiko lain yang bisa memperbesar kemungkinan terkena Cacar Api adalah:

  • Usia di atas 50 tahun
  • Diabetes
  • Penyakit autoimun
  • Kanker
  • HIV/AIDS
  • Penyakit kronis lain yang melemahkan sistem kekebalan tubuh
  • Meskipun tidak bisa menular langsung sebagai Cacar Api, penderita dapat menularkan virus varicella-zoster kepada orang yang belum pernah terkena cacar air, sehingga tetap dianjurkan untuk menutup ruam dan menghindari kontak langsung selama masa aktif penyakit.

Saatnya Melindungi Diri: Edukasi dan Vaksinasi

GSK Indonesia melalui kampanye “Kenali Cacar Api” mendorong masyarakat Indonesia untuk mengenali gejala, risiko, dan langkah perlindungan dari Herpes Zoster. Selain edukasi lewat media sosial dan situs kenalicacarapi.com, GSK juga menggandeng figur publik seperti Maia Estianty untuk menyuarakan pentingnya vaksinasi sebagai bentuk pencegahan.

“Kami berharap, edukasi ini dapat membantu Indonesia agar bisa memiliki penduduk dewasa dan lansia yang sehat dan produktif,” tutup dr. Calvin Kwan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Health | Komunitas | Berita Hot |