Tanda-Tanda Asam Urat pada Tubuh yang Jarang Disadari, Yuk Waspadai Sekarang

6 days ago 15
Portal Kabar Hot Cermat Non Stop

Fimela.com, Jakarta Gout, atau yang lebih dikenal sebagai asam urat, merupakan salah satu bentuk arthritis yang ditandai dengan peradangan mendadak yang sangat menyakitkan pada sendi. Penyakit ini muncul akibat penumpukan kristal asam urat di dalam sendi, yang biasanya disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah. Sayangnya, banyak individu yang tidak menyadari gejala-gejala awal yang muncul dan sering kali menganggapnya sebagai keluhan biasa. Oleh karena itu, mengenali gejala ini sejak dini sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius di kemudian hari.

Dr. Joseph Huffstutter, seorang pakar reumatologi, menyebutkan bahwa asam urat sering kali dijuluki sebagai "peniru hebat" karena gejalanya bisa menyerupai kondisi lain, seperti rheumatoid arthritis. Gout lebih umum terjadi pada pria, meskipun wanita juga dapat mengalaminya, terutama setelah mengalami menopause. Banyak orang yang cenderung mengabaikan gejala-gejala ini, padahal bisa jadi itu adalah sinyal bahwa tubuh sedang menghadapi masalah kesehatan yang lebih serius. Oleh sebab itu, penting untuk tidak meremehkan gejala-gejala yang muncul.

Mengenali gejala asam urat tidak selalu mudah, terutama pada tahap awal. Dalam artikel ini, kami akan membahas tanda-tanda yang sering kali terabaikan, mulai dari rasa nyeri hingga pembengkakan pada sendi. Memahami dan mengenali tanda-tanda ini sangat krusial agar individu dapat segera mendapatkan perawatan yang diperlukan dan mencegah perkembangan penyakit lebih lanjut.

Liputan6.com,Jakarta(Liputan6.com)

1. Nyeri Pada Jari Kaki Besar

Nyeri pada jari kaki besar adalah gejala yang paling umum dan sering dihubungkan dengan asam urat. Kondisi ini terjadi ketika kristal asam urat menumpuk di sendi jari kaki besar, menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Bahkan, kontak ringan seperti selimut menyentuh jari kaki bisa menyebabkan rasa sakit yang sangat mengganggu. Dr. Huffstutter menjelaskan bahwa penyebab utama terjadinya hal ini adalah tubuh yang tidak mampu menguraikan asam urat dengan baik, terutama pada individu dengan penyakit ginjal atau diabetes.

Pada tahap awal, rasa sakit ini bisa datang secara tiba-tiba dan intens, dengan peradangan yang tampak merah dan hangat. Gejala ini sering kali muncul di malam hari, yang dipengaruhi oleh suhu tubuh yang lebih rendah dan dehidrasi saat tidur. Oleh karena itu, bagi banyak orang, nyeri yang datang di malam hari adalah salah satu petunjuk kuat dari adanya asam urat.

Kondisi ini sering kali tidak disadari sebagai gejala gout oleh banyak orang. Namun, ketika rasa sakit ini terus berlanjut atau semakin parah, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapat diagnosis yang akurat.

2. Nyeri pada Sendi Lainnya

Asam urat biasanya mulai menyerang dari jari kaki besar, namun kondisi ini juga dapat menjangkiti sendi lainnya, termasuk lutut, pergelangan kaki, siku, dan pergelangan tangan. Ketika kristal asam urat menumpuk di beberapa sendi, rasa sakit yang dialami dapat meluas dan menyebar ke area lain. Sekitar 25% dari mereka yang menderita asam urat mengalami gejala yang dikenal sebagai "polyarticular," di mana beberapa sendi terpengaruh secara bersamaan. Gejala ini bisa membingungkan karena mirip dengan kondisi arthritis lainnya, seperti rheumatoid arthritis.

Oleh karena itu, sangat penting bagi para penderita untuk menyadari bahwa rasa sakit pada sendi yang muncul secara tiba-tiba dan tanpa sebab yang jelas dapat menjadi indikasi adanya asam urat. Dalam banyak kasus, untuk memastikan diagnosis, pemeriksaan lanjutan seperti tes cairan sendi sering kali diperlukan. Dengan penanganan yang tepat, rasa sakit akibat penumpukan kristal asam urat pada sendi-sendi tersebut dapat dikelola dengan baik. Namun, jika tidak ditangani, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi lebih serius dan lebih sulit untuk diobati.

3. Peradangan yang Tiba-Tiba dan Intens

Salah satu ciri khas dari penyakit asam urat adalah munculnya peradangan yang sangat cepat dan intens. Rasa sakit biasanya datang secara mendadak, dalam waktu kurang dari 24 jam, dan akan segera memburuk sebelum akhirnya mereda dalam beberapa hari hingga minggu. "Inilah yang membedakan gout dari jenis arthritis lainnya, di mana peradangan cenderung lebih stabil dan tidak secepat itu berkembang." Kondisi ini dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari karena rasa sakit yang muncul secara tiba-tiba dan sangat mengintimidasi.

Serangan asam urat umumnya terjadi pada malam hari, ketika tubuh berada dalam kondisi yang lebih dingin dan mengalami dehidrasi. Kondisi ini memungkinkan kristal asam urat menumpuk lebih cepat di dalam sendi, yang pada gilirannya memperburuk rasa sakit dan peradangan. Namun, setelah serangan mereda, banyak pasien merasa baik-baik saja untuk beberapa waktu. Inilah yang menyebabkan gout sering kali tidak terdeteksi pada tahap awal. Jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter untuk mencegah serangan yang lebih parah di masa mendatang.

4. Kelelahan dan Rasa Lesu

Selain rasa sakit yang hebat, asam urat juga dapat menyebabkan gejala lainnya seperti kelelahan dan rasa lesu. Saat serangan gout terjadi, tubuh bisa merespons dengan gejala seperti demam, menggigil, dan nyeri otot yang mirip dengan flu. Rasa lelah yang parah ini dapat mengganggu aktivitas normal, bahkan ketika peradangan sendi mulai mereda.

Kelelahan yang berhubungan dengan gout mungkin tampak seperti gejala umum lainnya, tetapi ketika disertai dengan rasa nyeri sendi yang intens, ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami serangan gout. Meskipun gejala ini sering kali tidak dianggap serius, mereka bisa menjadi indikasi bahwa asam urat telah berkembang ke tahap yang lebih lanjut dan memerlukan perhatian medis.

5. Pembentukan Benjolan di Sekitar Sendi (Tophi)

Gejala yang umum terjadi pada penderita gout kronis adalah terbentuknya benjolan atau nodul di sekitar sendi. Benjolan tersebut dikenal dengan istilah tophi, yang merupakan akumulasi kristal asam urat yang terakumulasi di bawah kulit, sering kali terlihat pada jari-jari tangan, telinga, atau sendi lainnya.

Meskipun tophi tidak selalu menimbulkan rasa sakit, keberadaannya dapat mengakibatkan deformitas pada sendi dan kulit. Proses terbentuknya tophi biasanya terjadi setelah bertahun-tahun penumpukan asam urat dalam tubuh. Umumnya, tophi muncul pada pasien yang telah lama mengalami gout tanpa mendapatkan perawatan yang memadai. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, tophi dapat berpotensi menyebabkan kerusakan permanen pada sendi serta jaringan di sekitarnya. Oleh sebab itu, penting untuk segera mendapatkan pengobatan setelah gejala awal muncul guna mencegah terjadinya pembentukan tophi.

FAQ - Pertanyaan dan Jawaban Seputar Asam Urat

1. Apa yang menyebabkan asam urat?

Asam urat terjadi ketika tubuh menghasilkan terlalu banyak asam urat atau tidak dapat membuangnya dengan baik, menyebabkan penumpukan kristal asam urat di sendi.

2. Apa gejala awal asam urat?

Gejala awal asam urat sering kali meliputi nyeri hebat pada jari kaki besar, peradangan sendi, dan rasa panas pada area yang terkena.

3. Bagaimana cara mencegah serangan asam urat?

Penting untuk menjaga pola makan sehat, menghindari alkohol berlebihan, dan mengontrol kadar gula darah serta tekanan darah untuk mencegah penumpukan asam urat.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Miranti
Read Entire Article
Health | Komunitas | Berita Hot |