Tanda Kolesterol Tinggi yang Hanya Muncul saat Sedang Jalan Kaki, Wajib Diperhatikan

5 days ago 15
Update Buletin Hot Petang Tepat Terbaru

Fimela.com, Jakarta Hiperkolesterolemia, yang lebih dikenal sebagai kolesterol tinggi, sering disebut sebagai "silent killer" karena tidak selalu menunjukkan gejala yang jelas. Meskipun demikian, beberapa sinyal peringatan mungkin muncul saat tubuh melakukan aktivitas fisik, seperti saat berjalan. Ketika kadar kolesterol dalam darah meningkat, pembuluh darah dapat menyempit, yang membatasi aliran darah dan menyebabkan berbagai gejala yang hanya muncul ketika seseorang beraktivitas fisik.

Salah satu kondisi yang berkaitan dengan kolesterol tinggi adalah Penyakit Arteri Perifer (PAD). Dalam kasus PAD, penumpukan plak kolesterol di dalam arteri menghalangi aliran darah ke bagian tubuh tertentu, terutama di area kaki. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gejala yang dirasakan saat seseorang berjalan atau melakukan kegiatan fisik lainnya.

Idealnya, berjalan kaki merupakan aktivitas yang memberikan manfaat kesehatan, tetapi bagi individu dengan kolesterol tinggi, aktivitas ini dapat menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Gejala yang muncul dapat bervariasi, mulai dari nyeri pada kaki hingga perubahan warna kulit yang tidak biasa. Memahami gejala-gejala ini sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius di kemudian hari.

Bagaimana cara membuat minuman penurun kolesterol sendiri? Yuk, kita cek video di atas!

Sakit pada Kaki dan Betis saat Berjalan

Salah satu tanda awal dari kolesterol tinggi yang sering dirasakan saat berjalan adalah nyeri atau kram pada kaki. Umumnya, nyeri ini muncul di area betis, paha, atau bokong. Gejala tersebut sangat terkait dengan penyakit arteri perifer (PAD), yang terjadi akibat penumpukan kolesterol di dalam arteri, sehingga menghambat aliran darah dan mengurangi pasokan oksigen ke otot. Ketika seseorang beraktivitas fisik seperti berjalan, kebutuhan oksigen oleh otot meningkat. Namun, jika arteri tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut, nyeri pun akan muncul.

Awalnya, nyeri ini hanya muncul setelah berjalan sejauh jarak tertentu. Namun, seiring dengan perkembangan kondisi, rasa sakit ini dapat dirasakan bahkan saat beristirahat. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan gejala ini. Jika Anda mengalami nyeri yang berulang saat berjalan, sebaiknya segera periksakan kadar kolesterol Anda. 

Kesemutan dan Mati Rasa pada Kaki

Gejala lain yang sering muncul adalah sensasi kesemutan atau mati rasa di area kaki. Ketika tubuh melakukan aktivitas fisik, saraf memerlukan pasokan darah yang kaya oksigen agar dapat berfungsi secara optimal.

Jika kolesterol menghalangi aliran darah dalam arteri, maka saraf tidak mendapatkan cukup oksigen, yang dapat menyebabkan rasa kesemutan atau mati rasa, terutama di jari-jari kaki. Kesemutan yang terasa hanya saat berjalan ini bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih serius jika dibiarkan. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan gejala ini.

Apabila Anda mengalami kesemutan atau mati rasa yang berlangsung terus-menerus, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Tindakan ini penting untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut, seperti kerusakan saraf atau bahkan gangren. 

Kram Otot yang Terjadi Ketika Berjalan

Kram otot pada kaki atau lengan sering kali menjadi salah satu gejala yang muncul akibat tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Gejala ini muncul karena aliran darah yang tidak cukup ke otot-otot yang sedang beraktivitas.

Saat Anda berjalan, otot memerlukan oksigen dan nutrisi yang berasal dari darah untuk berfungsi dengan baik, tetapi penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan kolesterol menghambat proses tersebut. Kram otot seringkali dirasakan lebih parah saat berjalan dalam jarak jauh atau menaiki tangga. Jika kondisi ini tidak segera ditangani, rasa sakit bisa muncul bahkan saat Anda sedang beristirahat.

Mengetahui gejala ini sejak dini sangat penting untuk mencegah perkembangan kondisi yang lebih serius. Dengan mengenali tanda-tanda awal, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kesehatan dan mencegah komplikasi lebih lanjut. 

Kaki yang Dingin atau Terasa Lebih Sejuk

Salah satu indikasi kolesterol tinggi yang dapat dirasakan saat berjalan adalah kaki yang terasa lebih dingin dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Hal ini disebabkan oleh penyempitan arteri yang menghambat aliran darah, sehingga suhu tubuh tidak dapat teratur dengan baik. Kondisi kaki yang lebih dingin dari biasanya sering kali muncul setelah melakukan aktivitas fisik seperti berjalan.

Gejala ini bisa menjadi sinyal bahwa kolesterol telah menyebabkan penyumbatan arteri yang lebih serius. Jika rasa dingin ini berlangsung dalam waktu yang lama atau semakin memburuk, itu bisa menjadi tanda bahwa penyakit arteri perifer telah berkembang ke tahap yang lebih lanjut. Oleh karena itu, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis untuk mencegah masalah kesehatan yang lebih besar.

Perubahan Warna Kaki yang Mencurigakan

Kadar kolesterol yang tinggi dapat mengakibatkan perubahan warna pada kaki, yang bisa menjadi lebih cerah atau bahkan tampak kebiruan. Perubahan ini terjadi akibat berkurangnya aliran darah yang kaya oksigen menuju permukaan kulit. Ketika arteri mengalami penyempitan, bagian kulit yang terhalang aliran darahnya akan menunjukkan perubahan warna yang mencolok.

Perubahan warna pada kaki ini sebaiknya tidak diabaikan, karena bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang serius, seperti iskemia kritis, yang memerlukan penanganan medis dengan segera. Jika Anda melihat perubahan warna yang mencolok pada kaki atau tungkai, terutama jika disertai gejala lain seperti "rasa sakit atau mati rasa," sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kolesterol Tinggi Saat Berjalan Kaki:

Q1: Apa yang menyebabkan gejala kolesterol tinggi muncul hanya saat berjalan kaki?

A1: Gejala kolesterol tinggi muncul saat berjalan kaki karena aktivitas fisik meningkatkan kebutuhan oksigen oleh otot, sementara arteri yang tersumbat akibat penumpukan kolesterol tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Ini mengarah pada rasa sakit, kesemutan, atau kram pada kaki.

Q2: Apa yang harus dilakukan jika merasakan nyeri atau kram saat berjalan kaki?

A2: Jika Anda merasakan nyeri atau kram yang berulang saat berjalan, segera lakukan pemeriksaan kolesterol dan konsultasi dengan dokter. Ini bisa menjadi tanda adanya penyempitan arteri atau penyakit jantung yang membutuhkan penanganan medis.

Q3: Bagaimana cara mencegah kolesterol tinggi?

A3: Untuk mencegah kolesterol tinggi, Anda dapat menjaga pola makan sehat, rajin berolahraga, menghindari merokok, serta mengelola stres. Rutin melakukan pemeriksaan kadar kolesterol juga penting untuk deteksi dini.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Miranti
Poster Drama Jepang Chimudondon dan The Road to Red Restaurant List (Credit mydramalist)
Ilustrasi silaturahmi, muslimah, Islami. (Photo Copyright by Freepik)

InfoIde Kegiatan Liburan Lebaran untuk yang Tidak Mudik, Tetap Seru dan Berkesan

Ide kegiatan seru saat Lebaran di rumah tanpa mudik, mulai dari video call keluarga hingga wisata lokal.

Potret Cantik Jennifer Bachdim. (instagram/jenniferbachdim)

Entertainment5 Potret Jennifer Bachdim Tetap Body Goals Walaupun Punya Empat Anak, Pesonanya Curi Perhatian

Jennifer Bachdim tetap body goals meski punya empat anak. Intip rahasianya menjaga kebugaran dan tampil stylish di sini.

 imdb)

Entertainment5 Rekomendasi Film Robot yang Pas Ditonton Anak-Anak, Kisahkan Petualangan Seru dan Inspiratif

Film ini merupakan pilihan terbaik tentang robot untuk anak-anak, dipenuhi dengan petualangan seru dan nilai-nilai moral yang berharga.

Ilustrasi kepala pancuran mandi. (Sumber Flickr)

InfoSimak Panduan Mandi Sholat Idul Fitri Lengkap dengan Niat hingga Syarat dan Hukumnya

Baca panduan menyeluruh tentang mandi sunnah pada Idul Fitri, yang mencakup niat dalam bahasa Arab dan Latin, syarat, hukum, waktu, serta tata cara agar ibadah lebih khusyuk.

Read Entire Article
Health | Komunitas | Berita Hot |