Fimela.com, Jakarta Banyak orang beranggapan bahwa penderita asam urat sebaiknya menghindari kacang-kacangan. Keyakinan ini muncul karena adanya asumsi bahwa kacang memiliki kandungan purin yang tinggi, yang berpotensi meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Namun, benarkah asumsi tersebut? Terdapat banyak mitos mengenai hubungan kacang-kacangan dengan asam urat, sehingga banyak individu merasa ragu untuk mengonsumsinya.
Menurut sejumlah penelitian dan pendapat dari ahli kesehatan, kacang-kacangan sebenarnya dapat menjadi pilihan makanan yang sehat dan aman bagi penderita asam urat. Kacang memiliki berbagai manfaat nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, meskipun penting untuk tetap memperhatikan porsi agar tidak menimbulkan efek negatif.
Walaupun demikian, ada beberapa jenis kacang yang sebaiknya dikonsumsi dengan lebih berhati-hati. Untuk memahami lebih dalam, mari kita bahas fakta-fakta penting yang perlu Anda ketahui mengenai konsumsi kacang bagi mereka yang menderita asam urat, dilansir Fimela.com dari berbagai sumber, Selasa (1/4/2025).
Kali ini Dapur Almahyra akan membuat resep Membuat kacang telur keriting yang gurih dan lezat, menggunakan bahan dan cara membuatnya gampang
Kacang dan Purin: Adakah Keterkaitan?
Purin adalah senyawa yang terdapat dalam berbagai jenis makanan dan akan diubah menjadi asam urat di dalam tubuh. Jika kadar asam urat berlebihan, senyawa ini dapat mengendap di persendian dan memicu gout, suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada sendi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami kandungan purin dalam kacang-kacangan.
Sebenarnya, kandungan purin dalam kacang-kacangan tergolong rendah. Sebagai contoh, satu ons kacang almond hanya mengandung sekitar 10 miligram purin, sedangkan kacang kenari memiliki kandungan purin sebesar 7 miligram per ons.
Dengan informasi ini, dapat disimpulkan bahwa kacang-kacangan bukanlah jenis makanan yang perlu dihindari oleh mereka yang menderita asam urat. Bahkan, kacang seperti kenari dan almond dapat dikonsumsi dalam jumlah yang wajar tanpa meningkatkan risiko asam urat.
Meskipun kacang-kacangan memiliki kandungan purin yang rendah, sangat penting untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Mengonsumsi kacang dalam porsi yang moderat dapat memberikan manfaat tambahan dalam pola makan, asalkan tidak dilakukan secara berlebihan.
Dengan kata lain, meskipun kacang-kacangan aman untuk dikonsumsi, tetap diperlukan pengendalian dalam jumlahnya untuk menjaga kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan porsi saat menikmati kacang-kacangan dalam diet sehari-hari.
Khasiat Kacang bagi Orang dengan Asam Urat
Kacang-kacangan bukan hanya memiliki kandungan purin yang rendah, tetapi juga kaya akan nutrisi penting yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Berbagai jenis kacang, seperti almond, kenari, dan kacang mete, mengandung vitamin, mineral, lemak sehat, serta protein yang dapat menjadi pengganti bagi sumber protein hewani yang tinggi purin.
Kandungan lemak sehat dalam kacang-kacangan juga berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko terjadinya inflamasi. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi kacang secara rutin dapat berkontribusi dalam menurunkan peradangan yang terjadi di dalam tubuh. Hal ini sangat penting, mengingat tingginya kadar asam urat dalam tubuh dapat memicu peradangan pada sendi, yang dapat menimbulkan rasa sakit yang sangat mengganggu.
Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition, dijelaskan bahwa peserta yang secara teratur mengonsumsi kacang menunjukkan penurunan yang signifikan dalam tingkat peradangan mereka.
Selain itu, kacang-kacangan juga dapat berfungsi sebagai alternatif sehat untuk menggantikan daging dalam pola makan penderita asam urat. Diet berbasis nabati seperti diet Mediterania, yang mencakup kacang-kacangan, terbukti efektif dalam mengelola kadar asam urat serta meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Kacang yang Tidak Berisiko bagi Penderita Asam Urat
Tidak semua jenis kacang memiliki tingkat keamanan yang sama untuk dikonsumsi. Beberapa jenis kacang lebih cocok untuk penderita asam urat, sementara yang lainnya sebaiknya dihindari.
Kacang-kacangan seperti kenari, almond, kacang mete, dan macadamia termasuk dalam kelompok kacang yang memiliki kadar purin rendah. Oleh karena itu, kacang-kacangan ini dapat dikonsumsi dalam jumlah moderat tanpa menimbulkan risiko bagi penderita asam urat.
Di sisi lain, meskipun kacang tanah cukup populer, kacang ini memiliki kadar purin yang sedikit lebih tinggi, yaitu sekitar 22 miligram purin per ons. Meskipun masih tergolong rendah purin, disarankan bagi penderita asam urat untuk mengonsumsinya dengan lebih hati-hati dan membatasi jumlahnya.
Sebagai pedoman umum, satu porsi kacang yang dianggap aman adalah sekitar 1 ons atau sekitar 28 gram per hari. Dengan mengonsumsi kacang dalam porsi yang seimbang, seseorang dapat memperoleh manfaat gizi tanpa meningkatkan kadar asam urat secara signifikan.
Perhatikan Kadar Kalori dan Lemak pada Kacang
Kacang memang dikenal sebagai sumber lemak sehat yang baik, namun kita perlu menyadari bahwa kacang juga mengandung kalori yang cukup tinggi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan porsi saat mengonsumsinya agar tidak berlebihan.
"Terlalu banyak makan kacang dapat menyebabkan penambahan berat badan, yang justru menjadi faktor risiko bagi peningkatan kadar asam urat dalam tubuh." Dengan kata lain, mengontrol jumlah kacang yang dimakan merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan.
Di samping itu, bagi mereka yang menderita asam urat, perhatian terhadap konsumsi air putih juga sangat krusial. Air berfungsi untuk melarutkan asam urat dalam darah, sehingga memudahkan ginjal dalam proses pengeluarannya dari tubuh.
Mengonsumsi cukup air setiap hari "adalah langkah penting untuk mencegah terjadinya pembentukan kristal asam urat pada persendian." Jika Anda merasa ragu mengenai seberapa banyak kacang yang sebaiknya dikonsumsi dalam diet Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan kesehatan Anda.
Panduan Sehat Mengonsumsi Kacang untuk Penderita Asam Urat
Penderita asam urat yang ingin menikmati kacang perlu memperhatikan beberapa aspek penting. Pertama, pilihlah kacang yang memiliki kandungan purin rendah, seperti kenari, almond, dan kacang mete. Selain itu, penting untuk membatasi jumlah kacang yang dikonsumsi agar tidak terjadi kelebihan kalori. Disarankan untuk mengonsumsi kacang sebagai camilan ringan, bukan sebagai pengganti makanan utama.
Di samping itu, perhatian terhadap pola makan secara keseluruhan juga sangat penting. Mengadopsi diet nabati yang seimbang, seperti diet DASH atau Mediterania, dapat membantu dalam pengelolaan kadar asam urat secara lebih efektif.
"Jangan lupa untuk menjaga keseimbangan dengan minum air putih yang cukup dan berolahraga secara teratur." Dengan memperhatikan pola makan yang tepat, penderita asam urat tetap dapat menikmati kacang-kacangan sebagai bagian dari diet sehat mereka.
Tanya Jawab Mengenai Kacang dan Asam Urat
Apakah kacang dapat meningkatkan kadar asam urat?
Kacang-kacangan memiliki kandungan purin yang rendah, sehingga tidak berkontribusi pada peningkatan asam urat. Meskipun demikian, penting untuk tidak mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan.
Kacang jenis apa yang aman untuk orang yang menderita asam urat?
Beberapa jenis kacang yang direkomendasikan bagi penderita asam urat meliputi kenari, almond, kacang mete, dan macadamia, karena mereka memiliki kadar purin yang rendah. Dengan memilih jenis kacang ini, penderita asam urat dapat menikmati camilan sehat tanpa khawatir akan dampak negatif terhadap kesehatan mereka.
Berapa banyak kacang yang sebaiknya dikonsumsi oleh penderita asam urat?
Disarankan agar penderita asam urat mengonsumsi sekitar 1 ons (28 gram) kacang setiap hari, sehingga mereka dapat memperoleh manfaat kesehatan tanpa meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Dengan mematuhi anjuran ini, penderita asam urat bisa tetap menikmati kacang sebagai bagian dari diet mereka.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.
HealthBenarkah Makan Kacang-Kacangan Bisa Bikin Asam Urat Jahat Naik? Simak Penjelasannya
Apakah kacang dapat mempengaruhi kadar asam urat? Artikel ini menyajikan fakta menarik dan tips konsumsi kacang yang aman bagi penderita asam urat.
HealthWaspada! Tubuhmu Berteriak: 7 Tanda Kamu Kelebihan Santan Setelah Lebaran
Kenali 7 tanda tubuh kelebihan santan setelah Lebaran: gangguan pencernaan, kolesterol tinggi, tekanan darah meningkat, berat badan naik, peradangan, kelelahan, dan lesu. Konsultasi dokter jika gejala mengganggu.
HealthLezatnya Makan Jeroan saat Lebaran, Amankah untuk Kolesterol?
Kolesterol tinggi dapat menjadi pemicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari penyakit jantung hingga stroke.
Health5 Tips Memulai Hidup Sehat Pasca Ramadhan, Momen yang Tepat untuk Lakukan Perubahan
Mengatur pola makan, memperbaiki pola tidur, dan rutin berolahraga adalah langkah-langkah penting untuk menjaga kebugaran tubuh.