Healing di Kantor: Tren Workspace yang Menyediakan Ruang Mental Health

5 days ago 18

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, kesehatan mental di tempat kerja semakin menjadi perhatian utama bagi banyak organisasi. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, tren "Healing di Kantor" muncul sebagai solusi untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih mendukung. Apa itu healing di kantor dan bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan mental karyawan?

Tren ini berfokus pada desain ruang kerja yang tidak hanya estetis, tetapi juga mendukung kesejahteraan mental. Lingkungan kerja yang buruk dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan bahkan depresi. Menurut data, sekitar 15% orang dewasa mengalami gangguan mental, dan depresi serta kecemasan menyebabkan kerugian produktivitas global hingga 1 triliun dolar AS setiap tahunnya.

Pandemi COVID-19 semakin mempercepat perhatian terhadap kesehatan mental di tempat kerja. Banyak perusahaan menyadari bahwa desain ruang kerja yang baik dapat meningkatkan fokus dan produktivitas karyawan. Mari kita lihat tanggapan dari beberapa ahli mengenai desain ruang kerja yang mendukung kesehatan mental.

Tanggapan Ahli tentang Desain Ruang Kerja untuk Kesehatan Mental

Leah Stringer, seorang pakar strategi tempat kerja, menekankan bahwa kesehatan manusia harus menjadi dasar dalam desain tempat kerja. Ia menyatakan, "Kesehatan manusia harus menjadi fondasi desain tempat kerja dan bisnis karena perusahaan berkembang berkat inovasi dan kemampuan karyawannya." Menurutnya, elemen alami seperti tanaman dan pencahayaan alami dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat.

Sean Kim Nickerson dari Corgan menambahkan bahwa desain tempat kerja harus menciptakan keamanan fisik dan psikologis. Ia mengatakan, "Menggabungkan biofilia dan koneksi ke alam meningkatkan kesejahteraan karyawan." Ruang terbuka untuk interaksi dan area privat seperti bilik kerja juga penting untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia akan keamanan.

Charles Corley dari The Optimum Workplace menyatakan bahwa desain kantor modern harus fleksibel. "Desain kantor harus memenuhi berbagai gaya dan preferensi kerja," ujarnya. Lingkungan kerja yang memungkinkan karyawan memilih tempat dan cara bekerja dapat mengurangi stres dan meningkatkan produktivitas.

Elemen Desain untuk Kesehatan Mental

Beberapa elemen desain yang mendukung kesehatan mental di tempat kerja meliputi:

  • Kualitas Udara dan Pencahayaan: Kualitas udara yang baik dan pencahayaan alami dapat meningkatkan fungsi otak dan produktivitas.
  • Desain Ergonomis: Mengurangi ketidaknyamanan fisik yang dapat menjadi sumber stres.
  • Ruang Sosial dan Privasi: Menyediakan ruang sosial yang mengundang sambil tetap menjaga privasi karyawan.
  • Keselamatan Psikologis: Menciptakan lingkungan yang aman secara psikologis sangat penting untuk kesejahteraan karyawan.

Pentingnya Pendekatan Holistik

Noa Perry-Reifer, Chief People Officer di On, menekankan pentingnya pendekatan holistik terhadap kesejahteraan karyawan. "Kami percaya pada kekuatan manusia dan apa yang mampu dilakukan oleh semangat manusia," ujarnya. Pendekatan ini mencakup suasana yang mendukung dan akses ke perawatan diri untuk kesejahteraan fisik dan mental.

Sarah Jeffries, pakar kesehatan mental, juga menyoroti hubungan antara struktur kerja dan hasil kesehatan mental. Negara-negara dengan jam kerja lebih pendek, seperti Denmark, memiliki peringkat tertinggi dalam kesehatan mental di tempat kerja. Ini menunjukkan pentingnya menjaga keseimbangan kehidupan kerja.

Dengan menerapkan desain yang mendukung kesehatan mental, perusahaan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan karyawan tetapi juga produktivitas dan moral tim. Menciptakan lingkungan kerja yang sehat adalah langkah penting untuk mencapai tujuan bisnis yang berkelanjutan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Health | Komunitas | Berita Hot |