Bukan Sekadar Lari, Begini Cara Menjaga Energi dan Pemulihan Tubuh Saat Ikut Fun Run

6 hours ago 3

Fimela.com, Jakarta - Lari bukan lagi sekadar olahraga untuk menjaga kebugaran. Dalam beberapa tahun terakhir, ajang fun run menjelma menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban Indonesia. Hampir setiap akhir pekan, berbagai kota diramaikan oleh penyelenggaraan lomba lari 5K maupun 10K yang selalu dipadati peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelari pemula hingga mereka yang rutin mengikuti kompetisi.

Fenomena ini menunjukkan bahwa olahraga kini tidak hanya berorientasi pada performa fisik, tetapi juga menjadi sarana bersosialisasi, membangun komunitas, sekaligus menjaga kesehatan mental.

Menurut laporan Year in Sport 2025 dari Strava, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan komunitas lari yang paling pesat. Jumlah running club di Indonesia bahkan meningkat hingga 3,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, survei Populix yang dirangkum GoodStats menunjukkan bahwa sekitar 70 persen masyarakat Indonesia menjadikan lari dan aktivitas olahraga luar ruang sebagai bagian dari gaya hidup mereka.

Popularitas ajang lari pun terus meningkat. Data dari berbagai penyelenggara menunjukkan bahwa tiket fun run 5K dan 10K di sejumlah kota besar kerap habis hanya dalam hitungan jam hingga beberapa hari setelah penjualan dibuka. Hal ini menandakan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga yang relatif mudah diikuti, terjangkau, sekaligus mampu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan.

Mengapa Fun Run 5K dan 10K Begitu Diminati?

Berbeda dengan maraton yang membutuhkan persiapan panjang, kategori 5K dan 10K dinilai lebih ramah bagi pemula. Jarak tersebut cukup menantang, tetapi masih realistis untuk dicapai dengan latihan rutin selama beberapa minggu.

Selain itu, suasana yang dihadirkan dalam fun run juga menjadi daya tarik tersendiri. Peserta tidak hanya mengejar catatan waktu terbaik, tetapi juga menikmati hiburan, area kuliner, aktivitas komunitas, hingga kesempatan bertemu dengan orang-orang yang memiliki gaya hidup serupa. Banyak orang bahkan menjadikan ajang lari sebagai agenda akhir pekan bersama pasangan, keluarga, maupun teman-teman.

Nutrisi Tak Kalah Penting dari Latihan

Di balik tren lari yang terus berkembang, ada satu aspek yang kerap luput dari perhatian, yakni pemenuhan nutrisi. Menurut panduan nutrisi olahraga dari American College of Sports Medicine dan Academy of Nutrition and Dietetics, asupan nutrisi sebelum dan sesudah berlari memiliki peran penting dalam menjaga performa sekaligus mempercepat proses pemulihan tubuh.

Sebelum berlari, tubuh membutuhkan energi yang cukup agar cadangan glikogen tetap optimal. Konsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat, cairan, serta protein dalam jumlah seimbang dapat membantu menjaga stamina selama aktivitas berlangsung.

Sementara setelah menyelesaikan lomba, tubuh memerlukan nutrisi untuk memperbaiki jaringan otot yang mengalami stres akibat aktivitas fisik. Protein berperan membantu proses pemulihan otot, sedangkan cairan dan elektrolit dibutuhkan untuk menggantikan cairan yang hilang melalui keringat. Vitamin, mineral, dan antioksidan juga membantu mengurangi stres oksidatif yang muncul setelah olahraga intensitas sedang hingga tinggi.

Dengan kata lain, latihan yang konsisten sebaiknya diimbangi dengan pola makan dan minuman bergizi agar tubuh dapat pulih lebih optimal.

Lari dan Nutrisi Kini Berjalan Beriringan

Melihat meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari, berbagai pelaku industri mulai menghadirkan inisiatif yang tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya nutrisi. Salah satunya melalui penyelenggaraan BrookFarm Almond Run 2026 yang akan berlangsung pada 23 Agustus 2026 di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Setelah mendapat sambutan positif pada penyelenggaraan sebelumnya, ajang ini menargetkan lebih dari 5.000 peserta yang akan mengikuti kategori 5K dan 10K. Tidak hanya ditujukan bagi pelari berpengalaman, BrookFarm Almond Run juga dirancang sebagai ruang yang inklusif bagi siapa saja yang ingin memulai gaya hidup aktif.

President Director Diamond Food Indonesia selaku produsen BrookFarm, Philip Chen, menilai bahwa makna olahraga lari kini telah mengalami perubahan.

"Kami melihat adanya pergeseran cara masyarakat memaknai olahraga lari. Aktivitas ini tidak lagi hanya berfokus pada kebugaran, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup yang mendorong koneksi sosial, kebiasaan positif, dan wellbeing secara menyeluruh. Di tengah tren tersebut, kami percaya bahwa gaya hidup aktif yang berkelanjutan perlu ditopang oleh dua hal yang berjalan beriringan, yaitu aktivitas fisik yang konsisten dan dukungan nutrisi yang mencukupi," ujarnya.

Pilihan Nutrisi untuk Mendukung Gaya Hidup Aktif

Seiring meningkatnya jumlah pelari, perhatian terhadap pilihan nutrisi juga semakin besar. Salah satu minuman yang mulai banyak dipilih adalah almond milk sebagai alternatif susu nabati.

Berdasarkan data Almond Board of California, almond merupakan sumber alami vitamin E, antioksidan, dan magnesium yang berperan dalam menjaga fungsi otot serta metabolisme energi. Kandungan tersebut menjadikan almond relevan sebagai bagian dari pola makan masyarakat yang aktif berolahraga.

Menjawab kebutuhan tersebut, BrookFarm menghadirkan BrookFarm Almond Milk yang dibuat dari almond California pilihan dan diperkaya vitamin B12, vitamin D, vitamin E, kalsium, serta serat. Produk ini juga memiliki kandungan gula dan kalori yang relatif rendah sehingga dapat menjadi pilihan bagi mereka yang ingin tetap menjaga keseimbangan asupan harian.

Hadir dalam empat varian rasa, yakni Original, Dark Chocolate, Matcha, dan Salted Caramel, BrookFarm Almond Milk dikembangkan untuk memberikan kombinasi antara nilai gizi dan cita rasa yang dapat dinikmati dalam keseharian.

Melalui BrookFarm Almond Run 2026, perusahaan ingin mengajak masyarakat melihat bahwa gaya hidup sehat bukan hanya tentang rutin berolahraga, tetapi juga memahami pentingnya dukungan nutrisi yang tepat. Ketika aktivitas fisik, pola makan bergizi, dan semangat komunitas berjalan beriringan, kebiasaan hidup sehat pun menjadi lebih mudah diterapkan secara konsisten.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Vinsensia Dianawanti

    Author

    Vinsensia Dianawanti
Read Entire Article
Health | Komunitas | Berita Hot |