Angka Asam Urat pada Anak Muda Meningkat Drastis, Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu

18 hours ago 5

Fimela.com, Jakarta - Asam urat, atau yang dikenal juga dengan gout, kini tidak lagi hanya menyerang usia lanjut. Kondisi ini, yang disebut gout pediatrik atau gout onset dini, semakin banyak ditemukan pada anak-anak dan remaja secara global. Penyakit radang sendi inflamasi ini disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat yang tajam di dalam sendi, memicu nyeri dan pembengkakan.

Peningkatan prevalensi ini menjadi perhatian serius bagi kesehatan masyarakat dunia. Data menunjukkan adanya lonjakan kasus asam urat pada individu muda dalam beberapa dekade terakhir. Mengidentifikasi faktor pemicu serta memahami gejala dan penanganan dini sangat penting untuk menjaga kualitas hidup mereka.

Meskipun tergolong jarang, asam urat pada anak muda dapat dipicu oleh berbagai faktor. Mulai dari genetik, masalah ginjal, obesitas, hingga penggunaan obat-obatan tertentu. Memahami seluk-beluk kondisi ini adalah langkah awal untuk pencegahan dan penanganan yang efektif.

Mengenal Asam Urat pada Anak Muda: Apa dan Mengapa Meningkat?

Asam urat adalah bentuk radang sendi inflamasi yang menyebabkan nyeri dan pembengkakan di dalam serta sekitar sendi. Kondisi ini terjadi ketika kelebihan asam urat dalam tubuh membentuk kristal tajam di persendian. Gout pediatrik secara khusus merujuk pada asam urat yang menyerang anak-anak dan remaja.

Sahabat Fimela, tren peningkatan asam urat pada remaja di seluruh dunia menunjukkan masalah kesehatan global yang kian memburuk. Insiden gout pada remaja meningkat sebesar 23,47% dari tahun 1990 hingga 2021. Pada tahun 2019, tercatat 5,21 juta kasus gout pada individu berusia 15 hingga 39 tahun secara global.

Peningkatan substansial ini diamati di berbagai kelompok usia, mulai dari 15 hingga 39 tahun. Laki-laki menyumbang sekitar 80% dari beban kasus asam urat ini. Meskipun demikian, sebuah tinjauan di Jepang menemukan prevalensi keseluruhan 0,007% pada anak muda usia 0-18 tahun, menunjukkan bahwa meskipun meningkat, kasus ini masih relatif jarang dibandingkan populasi dewasa.

Faktor Pemicu Asam Urat di Usia Muda yang Perlu Diwaspadai

Pembentukan kristal urat terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi. Tubuh memproduksi asam urat saat memecah purin, zat yang ditemukan secara alami dalam tubuh dan makanan. Beberapa faktor risiko utama berkontribusi pada peningkatan kadar asam urat pada anak muda.

Faktor genetik menjadi penyebab utama asam urat pada anak muda, di mana tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau kesulitan mengeluarkannya. Jika ada riwayat keluarga dengan asam urat, risiko seseorang untuk mengalaminya akan lebih tinggi. Obesitas juga merupakan faktor risiko signifikan; indeks massa tubuh (BMI) yang tinggi berkaitan erat dengan hiperurisemia pada anak-anak dan remaja. Menurunkan BMI dapat mengurangi beban gout secara global.

Pola makan modern juga berperan besar. Konsumsi makanan tinggi daging merah, kerang, serta minuman manis yang mengandung fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat. Minuman soda dengan fruktosa tinggi dapat memicu produksi purin lebih banyak. Selain itu, kondisi medis lain seperti sindrom Down, penyakit jantung bawaan, penyakit ginjal, atau diabetes juga dapat memicu gout pediatrik. Obat-obatan tertentu, seperti diuretik, aspirin dosis rendah, dan beberapa obat hipertensi, juga dapat meningkatkan kadar asam urat.

Waspada Gejala dan Langkah Penanganan Asam Urat Sejak Dini

Gejala asam urat pada anak muda umumnya terlokalisasi pada sendi yang terkena. Rasa nyeri hebat, bengkak, kemerahan, rasa hangat, dan kekakuan sendi adalah ciri-ciri umum. Gout seringkali dimulai di jempol kaki, namun bisa juga memengaruhi sendi lain seperti pergelangan kaki, lutut, atau tangan. Serangan nyeri bisa datang tiba-tiba, bahkan di tengah malam saat tidur.

Diagnosis asam urat dapat dikonfirmasi dengan pemeriksaan kristal dalam cairan sendi atau deposit di luar sendi. Penting bagi Sahabat Fimela untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala tersebut. Deteksi dini sangat krusial untuk mencegah komplikasi jangka panjang.

Penanganan asam urat pada anak muda memerlukan pendekatan multifaset. Ini meliputi perubahan gaya hidup, modifikasi diet untuk mengurangi makanan kaya purin, serta menjaga berat badan yang sehat. Menghindari makanan tinggi purin seperti daging merah, jeroan, dan minuman manis sangat dianjurkan. Obat-obatan seperti kortikosteroid, allopurinol, atau rasburicase juga dapat diresepkan untuk meredakan gejala dan menurunkan kadar asam urat.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Health | Komunitas | Berita Hot |